Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ibadah Haji 2019

Banyak Negara Puji Penyelenggaraan Haji Indonesia Yang Terbaik, Ternyata Ini Rahasianya

Sejumlah rahasia dipaparkan yang menjadi indikator penyelenggaraan haji Indonesia banyak dinilai terbaik oleh negara-negara lain.

Banyak Negara Puji Penyelenggaraan Haji Indonesia Yang Terbaik, Ternyata Ini Rahasianya
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Jemaah haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Masjid Al-Ukhuwwah kelompok terbang (kloter) pertama Kota Bandung atau kloter keenam Jawa Barat tiba di Kota Bandung, di Masjid Al-Ukhuwwah, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Senin (19/8/2019). Masa operasional kepulangan jemaah haji ke tanah air dilaksanakan selama 29 hari, dimulai pada 17 Agustus sampai dengan 14 September 2019. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Muhammad Husain Sanusi Dari Makkah

TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH - Sejumlah negara bukan hanya Arab Saudi termasuk Malaysia dan Turki memuji penyelenggaraan haji Indonesia adalah yang terbaik. Selain memiliki jemaah terbesar dunia, layanan haji Indonesia ternyata juga yang terbaik.

Sejumlah rahasia dipaparkan yang menjadi indikator penyelenggaraan haji Indonesia banyak dinilai terbaik oleh negara-negara lain.

“Kita ini yang pertama menjadi concern kita adalah untuk pengelolaan kegiatan dari yang pertama sampai akhir tentu harus ada jadwal. Jadwal inilah yang dijadikan panduan kita untuk seluruh kegiatan pelayanan,” kata Kepala Daerah Kerja Mekkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019 Subhan Cholid di Kota Mekkah, Sabtu (24/8/2019).

Ketepatan dan konsistensi terhadap jadwal membuat penyelenggaran ibadah haji Indonesia tergolong rapi.

Oleh karena itu, Subhan menekankan, pentingnya adanya jadwal yang meskipun di tengah jalan terjadi perubahan yang sifatnya kasuistik untuk menyesuaikan situasi di lapangan tetapi ada patokan yang bisa dijadikan pijakan bagi semua stakeholder untuk melakukan kegiatan pelayanan.

Baca: Kota Makkah Mulai Terasa Sepi Setelah Ditinggalkan Ribuan Jemaah Haji Indonesia

Baca: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Indosiar Bali United vs Arema FC via Vidio Premier, Tonton di HP

Baca: Seabad Muallimin, Ketua KPSN Serahkan Bantuan 100 Bola

“Karena jadwal ini dipedomani tidak hanya oleh kita tapi juga oleh maktab, muassasah, Kementerian Haji dan Umrah Saudi, penyedia layanan, dan sebagainya, semua berpatokan pada jadwal itu,” katanya.

Ia mencontohkan, untuk transportasi misalnya, angkutan kapan harus disiapkan kendaraannya dasarnya adalah jadwal.

“Katering kapan dia harus masak, bungkus, mendistribusikan itu dasarnya adalah jadwal. Kemudian kegiatan bimbingan ibadah kapan mereka akan melakukan pembimbingan itu dasarnya jadwal,” katanya.

Indikator kedua yakni pengorganisasian dalam setiap penyelenggaraan haji termasuk di setiap penerbangan yang terdiri dari kloter, rombongan, dan regu.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Husein Sanusi
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas