Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Haji 2020

Arab Saudi Pertimbangkan Gelar Ibadah Haji 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Batasi Kuota Jamaah

Arab Saudi berencana untuk tetap menggelar Ibadah Haji 2020 dengan membatasi kuota jamaah.

Arab Saudi Pertimbangkan Gelar Ibadah Haji 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Batasi Kuota Jamaah
Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019
ILUSTRASI Ibadah Haji - Suasana di puncak Jabal Rahmah, Sabtu (10/8/2019) dini hari Waktu Arab Saudi. Ribuan jemaah haji dari berbagai negara incar posisi wukuf di Jabal Rahmah yang diyakini sebagai tempat bertemuanya Nabi Adam dan Hawa. 

TRIBUNNEWS.COM - Arab Saudi akan tetap menggelar Ibadah Haji 2020 meskipun masih dalam masih pandemi virus corona.

Pelaksanaan haji 2020 pun akan berbeda dengan haji sebelumnya.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa Kerajaan Arab Saudi akan meniadakan Ibadah Haji 2020 lantaran adanya pandemi Covid-19.

Namun kini media ternama Reuters menyebutkan bahwa Arab Saudi berencana untuk tetap menggelar Ibadah Haji 2020.

Pelaksaan Ibadah Haji 2020 pun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yakni akan ada pembatasan kuota jamaah.

Baca: Ibadah Haji 2020 Batal dan Isu Dana Haji Dipakai Kepentingan Lain, Menteri Agama: Jangan Dipercaya

Baca: Pemberangkatan Haji Tahun 2020 Dibatalkan, Berikut Tata Cara dan Syarat Refund Dana Haji Khusus

Indonesia sendiri melalui Kementrian Agama Indonesia yang dipimpin Fachrul Razi telah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji tahun 2020 ini.

Namun kini Pemerintah Arab Saudi sedang mempertimbangkan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dengan membatasi kuota untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau covid-19.

Diketahui, total kasus covid-19 di Arab Saudi telah menembus pada angka 100 ribu.

Biasanya setiap tahun, sekitar 2,5 juta jemaah mengunjungi tempat suci umat Islam di Makkah dan Madinah untuk menunaikan ibadah Haji.

Data resmi menunjukkan ibadah Haji dan Umrah sedikitnya menghasilkan sekitar 12 miliar dolar AS tiap tahunnya bagi pendapatan kerajaan.

Halaman Selanjutnya -------->

Ikuti kami di
Editor: Archieva Prisyta
Sumber: TribunnewsWiki
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas