Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Idul Adha 2020

Hari Ini Terakhir Potong Kuku & Rambut Bagi yang Hendak Berkurban, Lengkap dengan Niat Puasa Arafah

Hari ini, Selasa (21/7/2020) merupakan hari terakhir untuk memotong kuku dan rambut bagi yang hendak berkurban. Simak selengkapnya di sini!

Hari Ini Terakhir Potong Kuku & Rambut Bagi yang Hendak Berkurban, Lengkap dengan Niat Puasa Arafah
The Guardian
Hari ini, Selasa (21/7/2020) merupakan hari terakhir untuk memotong kuku dan rambut bagi yang hendak berkurban. Simak selengkapnya di sini! 

TRIBUNNEWS.COM - Tinggal hitungan hari, umat Muslim di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1441 H.

1 Dzulhijjah 1441 H diperkirakan jatuh pada tanggal 22 Juli 2020, sedangkan 10 Dzulhijjah 1441 H atau Hari Raya Idul Adha akan jatuh pada 31 Juli 2020 mendatang.

Seseorang yang hendak berkurban dilarang untuk memotong kuku dan rambutnya ketika sudah memasuki tanggal 1 Dzulhijjah sampai hewan kurbannya disembelih.

Maka, bagi yang sudah berniat untuk berkurban, batas akhir untuk membersihkan diri (memotong kuku dan rambut) adalah Selasa, (21/7/2020) yang juga bertepatan dengan 30 Dzulqa'dah 1441 H.

 

Baca: Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah & Arafah jelang Idul Adha 2020, Lengkap dengan Jadwalnya

Baca: Live Streaming Sidang Isbat 1 Zulhijjah 1441 H dan Idul Adha 2020, Digelar Selasa 21 Juli 2020

Diriwayatkan dalam sebuah hadis:

ﺇِﺫَﺍ ﺩَﺧَﻠَﺖِ ﺍﻟْﻌَﺸْﺮُ ﻭَﺃَﺭَﺍﺩَ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﺃَﻥْ ﻳُﻀَﺤِّﻰَ ﻓَﻼَ ﻳَﻤَﺲَّ ﻣِﻦْ ﺷَﻌَﺮِﻩِ ﻭَﺑَﺸَﺮِﻩِ ﺷَﻴْﺌًﺎ

“Apabila telah masuk sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, dan salah seorang dari kalian telah berniat untuk berqurban, maka janganlah ia memotong rambutnya dan kulitnya sedikitpun.”
(HR. Muslim).

Bedasarkan sumber yang didapat Tribunnews.com, barangsiapa yang melanggar ketentuan ini karena lupa atau belum tahu hukumnya maka ia tidak berdosa, tidak pula membayar fidyah atau kaffarah.

Barangsiapa yang melanggarnya dengan sengaja maka hendaklah ia bertaubat kepada Allah ta’ala dan tidak ada kewajiban fidyah atau kaffarah atasnya.

Ibnu Qudamah –rahimahullah- berkata: “Jika telah ditetapkan dalam beberapa riwayat, maka ia tidak boleh mencukur rambut, dan memotong kuku. Dan jika ia melakukannya maka harus bertaubat kepada Allah –Ta’ala-, namun tidak ada fidyah baik karena sengaja atau lupa, ini merupakan hasil ijma’ para ulama “. (al Mughni: 9/346)

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: bunga pradipta p
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas