Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ibadah Haji 2021

Cara dan Prosedur Pengembalian Dana Haji Reguler dan Khusus

Berikut prosedur pengembalian setoran lunas biaya haji yang batal berangkat tahun 1442 H/2021.

Cara dan Prosedur Pengembalian Dana Haji Reguler dan Khusus
Tribunnews/Jeprima
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (kemeja putih) memberikan keterangan pers terkait penyelenggaraan ibadah haji 1442 H/2021 M di Gedung Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Kamis (3/6/2021). Dalam keterangannya, pemerintah memastikan tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia pada musim haji tahun ini karena menimbang kondisi pandemi Covid-19 yang masih meluas di seluruh dunia dan belum adanya kepastian dari Kerajaan Saudi terkait kuota haji menjadi pertimbangan utama pembatalan keberangkatan ini. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut prosedur pengembalian setoran lunas biaya haji reguler dan khusus, yang batal berangkat tahun 1442 H/2021.

Seperti diketahui, Pemerintah telah memutuskan untuk kembali tidak melakukan pemberangkatan jemaah pada penyelenggaraan ibadah haji 1442 H/2021 M.

Hal itu tidak lepas dari situasi pandemi virus corona yang masih berlangsung dan juga munculnya varian baru Covid-19 yang berkembang di sejumlah negara.

Pemerintah memilih mengutamakan kesehatan serta keselamatan jiwa jemaah sehingga memutuskan untuk tidak memberangkatkan haji tahun ini.

Adapun bagi calon jemaah haji batal berangkat dapat menarik kembali setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang telah dibayarkan.

Baca juga: Tanggapi Polemik Kuota Haji 2021, Politisi PKS Minta Presiden Jokowi untuk Lobi Raja Salman

Baca juga: Menko PMK Tegaskan Penundaan Haji Tahun Ini Murni Demi Kemaslahatan Umat dari Pandemi Covid-19

Hal itu seperti tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M.

“Calon jemaah haji batal berangkat tahun ini dan sudah melunasi Bipih, dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan,” ujar Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Sesditjen PHU), Ramadan Harisman, dikutip dari laman Kemenag, Minggu (06/06/2021).

Meski diambil setoran pelunasannya, jemaah tidak kehilangan statusnya sebagai calon jemaah haji yang akan berangkat pada tahun 1443 H/2022 M.

Berikut tahapan pengembalian setoran pelunasan Bipih Reguler berdasarkan ketentuan KMA 660/2021:

1. Jemaah haji mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih secara tertulis kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota (Kankemenag Kab/Kota) tempat mendaftar haji dengan menyertakan:

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas