12 Jam Ponsel Seharga Rp 30 Juta dan Uang Rp 18 Juta Tercecer di Bus, Akhirnya Kembali ke Pemilik
Dalam dua hari terakhir setidaknya ada tiga insiden kasus dengan nilai barang menonjol di dua sektor.
Editor: Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, MADINAH -- Dua calon jamaah haji asal Indonesia, Bukhari M Kaoy (Aceh) dan Aang Badru Salam (Tasikmalaya), Selasa (30/5/2023), terharu dan menyampaikan terima kasih kepada petugas haji Indonesia.
Dalam dua hari terakhir setidaknya ada tiga insiden kasus dengan nilai barang menonjol di dua sektor.
Uang senilai Rp 18 juta serta 2 unit smartphone (hape) senilai Rp 30 juta, mereka terima utuh dari petugas Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, daerah kerja Madinah.
Baca juga: Pernah 2 Kali Gagal, Petani Kopi Berumur 100 Tahun Asal Gayo Lues Akhirnya Berangkat Haji Tahun Ini
Properti itu hilang dan tercecer secara berbeda.
Ketua Sektor II Daker Madinah Musa Narwawan mengkonfirmasikan insiden dan kabar membahagiakan itu, sekaligus mengapresiasi upaya keras petugas mengamankan properti jamaah.
Insiden terpisah ini dalam durasi 12 jam; Minggu (28/5/2023) dan Senin (30/5/2023).
Aang Badrusslam, mengaku uang Rp 11 Juta, serta dokumen perjalanan, tertinggal di sela kursi bus, usai ziarah keliling Madinah.
Sedangkan jamaah asal Lokhsemawe, Nanggoroe Aceh Darussalam, Bukhari M Kaoy, mengaku panik setelah dua hape miliknya senilai Rp 30 Juta (Samsung Z Fold 4 dan Nokia GSM), tertinggal di bus saat perjalanan dari bandara ke Hotel Emar Elite.
"Ucapan Terima kasih saya ke Bapak Saleh, atas bantuan bapak dan pihak berkait, hingga tas saya dikembalikan. Hanya Allah SWT yang dapat membalasnya. Jazakumullah khairan katsiran," kata Bukhari, kepada petugas yang menemukan hand bag dan hapenya Seremoni penyerahan itu, Minggu 28 Mei 2023 pukul 12.00 WAS.
Lokasinya l di Kantor Daker Bandara (Bandara Amir Muhammad Abdul Aziz Madinah).
Baca juga: Rukiya, Calon Haji Tertua asal Bengkulu Tahun 2023 Berusia 99 Tahun
Bukhari M Kaoy tercatat sebagai Kepala Rombongan 6, Kloter 4 BTJ, Bandara Iskandar Muda Banda Aceh.
Hadir antara lain, Kabid Linjam Daker Bandara Maskad, Aang Badru Salam, petugas linjam Sektor II PPHI M Shaleh, Pembimbing Ibadah Kloter 4 BTJ Aceh (Zulkarnain), perwakilan Syarikah Alamiah, Muhammad Kholid dan pengelola transportasi dari yarikah Alamiah.
Acara disaksikan Sektetaris Daker Bandara
Seremoni membahagiakan kedua juga dialami Aang, Selasa (30/5/2023) Pukul 1.10 WAS di lobi Hotel Emaar Elite .