Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Sederet Vaksinasi yang harus Dilakukan Jemaah Haji dan Manfaatnya

Vaksinasi adalah persyaratan wajib untuk memperoleh izin Haji, dan jemaah harus menyelesaikan vaksinasi yang diperlukan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Ini Sederet Vaksinasi yang harus Dilakukan Jemaah Haji dan Manfaatnya
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi vaksinasi 

Menurut Kementerian Kesehatan Saudi, bagi mereka yang datang dari negara dengan risiko atau sering terjadi wabah Meningitis meningokokus, antibiotik profilaksis akan diberikan di titik masuk, jika dianggap perlu.

Ia pun merekomendasikan semua jemaah Haji untuk menerima vaksin Meningokokus Kuadrivalen, melindungi dari empar jenis penyakit yang umum.

"Disarankan untuk menerima vaksin ini setidaknya 10 hari sebelum perjalanan," jelas Dr George.

4. Rekomendasi tambahan

Mempertimbangkan risiko infeksi virus lainnya, para dokter merekomendasikan vaksin untuk Hepatitis A dan juga penyakit Pneumokokus (PD).

"Jemaah yang berpartisipasi dalam ibadah Haji berisiko lebih tinggi terkena penyakit ini karena fasilitas makan bersama dan potensi tantangan kebersihan. Vaksin Hepatitis A memberikan perlindungan jangka panjang dan kami merekomendasikannya untuk semua jemaah Haji," kata Dr Jallo.

Sementara itu Dr George mengatakan bahwa para jemaah Haji, terutama mereka yang berusia lebih tua atau di atas 65 tahun dan memiliki kondisi medis kronis, harus mempertimbangkan untuk menerima vaksin pneumokokus sebelum ibadah Haji.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia juga menyarankan jemaah untuk berkonsultasi dengan penasihat kesehatan mereka untuk tetap mendapatkan informasi terbaru terkait Vaksin Tetanus dan Pertusis(Tdap).

"Vaksin Tdap sangat penting untuk melindungi dari tetanus (kejang mulut) dan pertusis (batuk rejan), pertusis adalah infeksi pernafasan yang sangat menular yang dapat menyebar melalui kontak dekat dengan individu yang terinfeksi," tegas Dr Jallo.

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas