Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menag Ingatkan Tujuan Utama ke Tanah Suci: Kita Berhaji, Bukan Sekadar Berziarah

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengingatkan tujuan utama jemaah haji di Tanah Suci. Tujuan utama adalah berhaji, bukan sekadar berziarah!

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Sri Juliati
zoom-in Menag Ingatkan Tujuan Utama ke Tanah Suci: Kita Berhaji, Bukan Sekadar Berziarah
Humas Kemenag
LEPAS KEBERANGKATAN JEMAAH HAJI - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melepas keberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia tahun 2025, Jumat (2/5/2025). Menag mengingatkan tujuan utama jemaah haji di Tanah Suci: Kita berhaji, bukan sekadar berziarah! 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengingatkan tujuan utama jemaah haji di Tanah Suci.

Menag imbau jemaah untuk mengatur energi dan menjaga kesehatan setibanya di Tanah Suci.

Hal ini ia sampaikan dalam arahan saat melepas keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Jakarta - Pondok Gede (JKG) menuju Madinah.

"Bapak-Ibu termasuk dalam kloter pertama. Jangan sampai energi terkuras di awal. Tujuan utama kita adalah berhaji, bukan sekadar berziarah," ujar Menag di Asrama Haji Pondok Gede, Kamis (1/5/2025), dikutip dari laman Kemenag.

Ia mencontohkan semangat sebagian jemaah mengejar Arba’in (shalat berjamaah 40 waktu di Masjid Nabawi) hingga memaksakan diri hingga sakit.

"Jangan sampai karena mengejar Arba’in, akhirnya tidak sanggup menyempurnakan ibadah haji di Makkah," jelas Menag.

Ia mengingatkan bahwa Arba’in merupakan ibadah sunnah, sedangkan haji adalah wajib.

Rekomendasi Untuk Anda

Karena itu, ia meminta jemaah menyimpan energi untuk menghadapi puncak haji, termasuk wukuf di Arafah dan rangkaian ibadah di Mekah.

"Dalam ibadah, jangan sampai yang sunnah dikedepankan, sementara yang wajib terabaikan. Jagalah kesehatan. Setelah Arafah dan puncak haji selesai, insya Allah kita masih bisa lanjut umrah bagi yang kuat," paparnya.

Arahan ini menjadi pengingat penting bagi jemaah untuk menyeimbangkan semangat ibadah dengan menjaga kondisi fisik demi kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji.

Diketahui sebelumnya, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief mengatakan, JKG-01 menjadi kloter perdana yang diberangkatkan dan menjadi penanda dimulainya operasional penyelenggaraan haji 1446 H/2025 M.

Baca juga: 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Mendarat Mulus di Bandara Madinah Lewat Jalur Fast Track

"Kloter ini diberangkatkan pada pukul 00.45 WIB dengan menggunakan pesawat maskapai Garuda Indonesia (GA)," kata Hilman Latief.

Sebagai informasi, tahun ini pemerintah Indonesia telah menetapkan tiga maskapai yang akan mengangkut Jemaah dan petugas haji Indonesia, yaitu maskapai Garuda Indonesia (GA), Saudia Airlines (SV), dan Lion Air (JT).

Garuda Indonesia tahun ini akan mengangkut 104.172 jemaah haji reguler dan petugas ke Arab Saudi hingga kembali lagi ke Tanah Air.

Jemaah ini tergabung dalam 287 kelompok terbang.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas