Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Makkah, Bersiap Hadapi Puncak Ibadah di Armuzna

Dua ratus ribuan jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam 525 kelompok terbang (kloter), kini memasuki masa tenang untuk mempersiapkan diri

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Dewi Agustina
zoom-in Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Makkah, Bersiap Hadapi Puncak Ibadah di Armuzna
MEDIA CENTER HAJI/2025
MENUJU PUNCAK HAJI 2025 - Jemaah haji dari seluruh dunia mulai memadati area Masjidil Haram menyusul kian dekatnya puncak haji di Armuzna. 

TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH – Sebanyak 203.149 jemaah haji reguler Indonesia telah tiba seluruhnya di Tanah Suci dan kini bersiap menghadapi fase puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), yang akan dimulai 4 Juni 2025.

Dua ratus ribuan jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam 525 kelompok terbang (kloter), kini memasuki masa tenang untuk mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji.

“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Seluruh jemaah haji Indonesia kini telah berada di Kota Makkah dalam keadaan aman dan sehat,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, di Makkah, Minggu (1/6/2025).

Menurut Kamaruddin, keberhasilan ini menjadi capaian penting yang harus disyukuri dan menjadi momen untuk memperkuat kesiapan fisik, mental, dan spiritual seluruh jemaah menjelang puncak haji.

Baca juga: Kemenag Bantah Beredarnya Informasi Terkait Pembukaan Visa Haji Furoda: Hingga Kini Belum Ada

Puncak ibadah haji dimulai dengan pemberangkatan jemaah ke Arafah pada 8 Dzulhijjah 1446 H atau 4 Juni 2025.

Kemenag mengimbau jemaah untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, memperbanyak istirahat, menjaga kebersihan, dan mengonsumsi air putih secara cukup.

“Mengurangi aktivitas di luar tenda atau hotel, istirahat yang cukup, dan menjaga kebersihan serta memperbanyak konsumsi air putih,” imbau Kamaruddin.

Rekomendasi Untuk Anda

Mulai hari ini, layanan Bus Shalawat dihentikan sementara dan akan kembali beroperasi pada 14 Dzulhijjah atau 10 Juni 2025 pukul 00.00 WAS.

Katering Hotel Diganti Makanan Siap Saji

Guna memudahkan distribusi konsumsi menjelang Armuzna, katering reguler di hotel diganti dengan makanan siap saji.

Distribusi dilakukan bertahap sebanyak 6 kali makan: 3 kali makan pada 3 Juni (7 Dzulhijjah), 1 kali makan pada 4 Juni (8 Zulhijjah), dan 2 kali makan pada 9 Juni (13 Zulhijjah).

“Makanan ini dapat langsung dikonsumsi. Nasi sebaiknya direndam air selama 5–10 menit sebelum disantap, lauk dapat dimakan langsung tanpa pemanasan. Setelah kemasan dibuka, makanan tidak boleh disimpan ulang, demi alasan kesehatan,” jelas Kamaruddin.

Baca juga: Wendi Cagur Batal Haji 2025, Tetap Ikhlas dan Dukung Jemaah: Panggilan Allah Tak Pernah Salah

Layanan Konsumsi Armuzna: 15 Kali Makan dan 1 Snack Berat

Selama fase puncak haji di Armuzna, jemaah akan mendapatkan total 15 kali makan dan 1 snack berat: 5 kali makan di Arafah, 1 snack di Muzdalifah, dan 10 kali makan di Mina.

Seluruh menu disesuaikan dengan kebutuhan gizi dan kondisi medan.

Skema Murur dan Tanazul untuk Kurangi Kepadatan

Dua skema pergerakan diterapkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk mengurai kepadatan: Murur dan Tanazul.

Murur memungkinkan jemaah lansia, disabilitas, dan yang uzur melewati Muzdalifah tanpa turun dari bus dan langsung menuju Mina. Skema ini diperkirakan akan melibatkan sekitar 50.000 jemaah.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas