Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
Live
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Menteri Agama Minta Maaf Usai Jalur Arafah, Muzdalifah dan Mina Macet saat Puncak Haji

Menag minta maaf atas kekurangan selama penyelenggaraan puncak ibadah haji 1446H/2025M. Termasuk padatnya jalur Arafah, Muzdalifah hingga ke Mina.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Menteri Agama Minta Maaf Usai Jalur Arafah, Muzdalifah dan Mina Macet saat Puncak Haji
MEDIA CENTER HAJI/MCH 2025
MENAG EVALUASI HAJI - Menteri Agama yang juga Amirul Hajj 2025, Nasaruddin Umar, menyampaikan hasil pertemuan dengan Pangeran MBS, Sabtu (7/6/2025). Ia menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama penyelenggaraan puncak ibadah haji 1446H/2025M. Termasuk padatnya jalur Arafah, Muzdalifah hingga ke Mina. 
Memuat video…

Banyak jamaah akhirnya memilih keluar dari Muzdalifah secara mandiri.

Mereka berjalan kaki menuju Mina tanpa arahan resmi dari petugas.

“Arus pergerakan spontan terjadi karena keterlambatan bus,” ujar Hilman.

Pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 pagi banyak jamaah memutuskan berjalan kaki.

Mereka khawatir tidak terangkut bus hingga siang hari sehingga terpapar sinar terik matahari. Cuaca Arab Saudi cukup terik 40 hingga 50 derajat celcius di siang hari.

Meski sempat mencegah, PPIH Arab Saudi akhirnya membolehkan sebagian jamaah jalan kaki.

Namun, lansia dan jamaah risiko tinggi diminta tetap menunggu bus.

Rekomendasi Untuk Anda

Berjalan kaki bagi lansia bisa menimbulkan kelelahan berat.

Masifnya pergerakan pejalan kaki menyebabkan kemacetan jalur bus.

Kemenhaj dan syarikah sempat meminta agar arus jalan kaki dihentikan.

Namun, situasi sudah tidak terkendali karena kondisi di lapangan.

JALUR ke JAMARAT MINA - Kawasan Jamarat, tempat prosesi lempar jumrah saat puncak ibadah haji 2024. Jemaah haji berjalan kaki di tengah teriknya sinar matahari.
JALUR ke JAMARAT MINA - Kawasan Jamarat, tempat prosesi lempar jumrah saat puncak ibadah haji 2024. Jemaah haji berjalan kaki di tengah teriknya sinar matahari. (Tribunnews.com/Anita K Wardhani)

PPIH segera melakukan koordinasi darurat dengan Kemenhaj Arab Saudi.

Pada pukul 03.12 WAS, PPIH kirim permintaan percepatan pengiriman bus ke Kementerian Haji Arab Saudi.

Selain itu, PPIH juga minta bantuan logistik berupa air minum dan makanan ringan dan pelindung panas seperti payung.

Baca juga: PERINGATAN! Jangan Memotret Askar Arab Saudi, Jemaah Haji Indonesia Nyaris Diangkut Petugas Keamanan

Pada pukul 06.51 WAS, PPIH kirim permintaan bantuan makanan dan air minum.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas