11 Larangan Saat Berihram yang Wajib Diketahui Jemaah Haji dan Umrah
Jemaah haji dan umrah harus menjaga diri dari berbagai larangan yang telah ditetapkan saat Haji dan Umrah, berikut larangan yang perlu diketahui.
Penulis:
Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- Haji dan umrah mewajibkan jemaah untuk berihram sebagai tanda memulai ibadah.
- Selama berihram terdapat aturan khusus dan 11 larangan yang harus dipatuhi.
- Berihram mengajarkan kesabaran, kesederhanaan, dan kedisiplinan dalam menjalankan ibadah.
TRIBUNNEWS.COM - Haji dan umrah ibadah yang mulia di dalam Islam.
Dalam menjalankan ibadah haji dan umrah umat muslim diwajibkan menaati aturan-aturan tertentu.
Salah satu aturan yang wajib diikuti oleh umat muslim ketika beribadah haji dan umrah, adalah berihram.
Mengutip dari kemenag.go.id, ihram merupakan niat memulai ibadah haji atau umrah dengan mengenakan pakaian khsus dan mematuhi larangan tertentu.
Ihram juga dimaknai sebagai tanda bahwa seseorang telah memasuki rangkaian ibadah dan harus menjaga sikap, ucapan, serta perbuatan.
Maka saat jemaah haji dan umrah sudah berihram, artinya para jemaah diwajibkan menjaga diri dari berbagai larangan agar ibadah tetap sah dan sempurna.
Baca juga: 9 Rekomendasi Bekal Makanan yang Awet dan Praktis Dibawa saat Ibadah Haji
Tata Cara dan Aturan Berihram
Mengutip dari aisyiyah.or.id, berikut tata cara berihram, lengkap dengan aturan-aturannya:
- Sebelum berihram umat muslim wajib melaksanakan mandi sunnah (mandi ihram) untuk membersihkan diri
- Kemudian jemaah haji dan umrah memakai pakaian ihram, yaitu dua lembar kain putih tanpa jahitan bagi laki-laki, sementara perempuan mengenakan pakaian muslimah biasa yang menutup aurat
- Berniat ihram sesuai jenis ibadah (haji atau umrah)
- Membaca talbiyah, sebagai bentuk panggilan kepada Allah
- Selama berihram, jemaah juga dianjurkan memperbanyak zikir, doa, dan menjaga akhlak.
-
Jika udara terasa dingin, terkhusus bagi yang berusia lanjut dan berfisik lemah, penutup bagian atas bisa mengenakan dua lembar yang dirangkap.
- Bagi jema’ah pria, pundak sebelah kanan hanya dibuka ketika sedang thawaf atau mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali.
- Sebelum dan sesudah tawaf, kedua pundak harus ditutup.
Baca juga: Bagaimana Hukum Pakai Masker ketika Ihram dalam Ibadah Haji? Ini Kata Kemenag RI
11 Larangan yang Wajib Diketahui oleh Jemaah Haji dan Umrah saat Berihram
1. Memotong Rambut atau Bulu
Segala bentuk pemotongan rambut atau bulu tubuh tidak diperbolehkan.
2. Memakai Wewangian
Jemaah tidak diperbolehkan menggunakan parfum atau wewangian pada tubuh maupun pakaian.
3. Memotong Kuku
Memotong kuku tangan atau kaki termasuk larangan saat berihram.
4. Berburu atau Membunuh Hewan Darat
Jemaah dilarang berburu atau membunuh hewan darat selama ihram.
5. Memakai Pakaian Berjahit (bagi laki-laki)
Laki-laki tidak boleh memakai pakaian berjahit yang mengikuti bentuk tubuh, seperti baju dan celana.
6. Menutup Kepala (bagi laki-laki)
Penutup kepala seperti topi atau sorban tidak diperbolehkan bagi laki-laki.
7. Menutup Wajah dan Telapak Tangan (bagi perempuan)
Perempuan tidak diperbolehkan menutup wajah dan telapak tangan saat ihram.
8. Merusak Tanaman di Tanah Haram
Tidak diperbolehkan mencabut atau merusak tumbuhan di wilayah Tanah Haram.
9. Melangsungkan Akad Nikah
Jemaah tidak boleh menikah atau menikahkan orang lain saat ihram.
10. Bertengkar atau Berkata Kasar
Perilaku buruk seperti bertengkar, berkata kasar, atau menyakiti orang lain harus dihindari.
11. Melakukan Hubungan Suami Istri
Hubungan suami istri dan hal-hal yang mengarah ke sana dilarang selama ihram.
Baca juga: 8 Hal yang Dilarang Dilakukan Saat di Masjidil Haram, Berikut Etika yang Harus Dipatuhi Jemaah Haji
Hikmah Berihram
Berihram memiliki banyak hikmah bagi umat muslim, di antaranya sebagai berikut:
- Melatih kesabaran dan pengendalian diri
- Menumbuhkan rasa kesederhanaan dan persamaan derajat (semua memakai pakaian yang sama)
- Mendekatkan diri kepada Allah Swt.
- Menjaga kesucian hati dan perilaku
- Mengajarkan kedisiplinan dalam menjalankan aturan agama
Dengan memahami aturan dan larangan saat berihram, umat muslim diharapkan dapat melaksanakan ibadah haji dan umrah dengan lancar.
Berihram sendiri bertujuan agar jemaah selalu menjaga diri dari hal-hal yang dilarang serta memperbanyak ibadah ketika sedang berada di tanah suci.
Selain itu para jemaah juga diharapkan dapat meraih pengalaman yang bermakna dan penuh keberkahan selama menjalankan ibadah haji dan umrah.
(Tribunnews.com/Oktavia WW)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.