Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Menhaj Tegaskan Petugas Haji Dilarang Izin Pulang Lebih Awal Apa pun Alasannya

Gus Irfan menegaskan seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tidak boleh pulang lebih awal dari masa tugas.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Febri Prasetyo
zoom-in Menhaj Tegaskan Petugas Haji Dilarang Izin Pulang Lebih Awal Apa pun Alasannya
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
PETUGAS HAJI - Pelepasan keberangkatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja Makkah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (23/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Seluruh PPIH Arab Saudi tidak boleh pulang lebih awal dari masa tugas dengan alasan apa pun.
  • Seluruh petugas harus menjalankan tugas hingga tuntas sebagai amanah yang diberikan negara.
  • Petugas haji tidak hanya mewakili institusi, tetapi juga membawa nama baik bangsa Indonesia.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah RI Irfan Yusuf atau Gus Irfan menegaskan seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tidak boleh pulang lebih awal dari masa tugas.

"Apa pun yang terjadi, saya kira sudah saya sampaikan tidak ada izin untuk pulang lebih awal. Berangkat sesuai jadwal, pulang sesuai jadwal, tidak ada izin pulang lebih awal apa pun alasannya," kata Gus Irfan.

Hal itu disampaikan Gus Irfan saat melepas keberangkatan PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Makkah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Dia meminta para petugas untuk tidak melanjutkan tugasnya sebelum diberangkatkan jika masih berpikiran untuk pulang saat bertugas di Tanah Suci. 

"Kalau masih merencanakan pulang lebih awal, lebih baik tidak berangkat hari ini," kata Gus Irfan.

Dia menekankan seluruh petugas harus menjalankan tugas hingga tuntas sebagai amanah yang diberikan negara.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam kesempatan itu, Gus Irfan juga mengingatkan pentingnya pelayanan yang tidak hanya berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP), tetapi juga menggunakan hati.

"Saya kira pelatihan 20 hari plus 10 hari sudah cukup banyak, tapi yang lebih penting lagi adalah gunakan hati. Gunakan hati. Kira-kira saya melayani ini sudah baik apa belum. SOP-nya begini, tapi gunakan hati juga," ujarnya.

Baca juga: Gelombang Pertama Petugas Haji 2026 Mulai Masuk Asrama, 363 PPIH Siap Berangkat ke Jeddah

Menurutnya, petugas haji tidak hanya mewakili institusi, tetapi juga membawa nama baik bangsa Indonesia di Tanah Suci.

"Saudara bukan hanya mewakili institusi, juga membawa nama baik bangsa dan mencerminkan nilai luhur pelayanan Indonesia di tanah suci," katanya.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas