74.652 Jemaah Haji Diberangkatkan, Layanan Bus Sholawat Beroperasi 24 Jam di Makkah
Sebanyak 74.652 jemaah haji telah diberangkatkan ke Tanah Suci dalam 192 kloter, layanan Bus Sholawat beroperasi 24 jam.
Penulis:
Lanny Latifah
Editor:
Febri Prasetyo
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 74.652 jemaah haji diberangkatkan ke Tanah Suci dalam 192 kloter, dengan mayoritas sudah tiba di Madinah dan sebagian mulai bergerak menuju Makkah.
- Pergerakan jemaah berlangsung tertib dan terkoordinasi, dengan dukungan layanan Bus Sholawat yang beroperasi 24 jam untuk memudahkan akses ke Masjidil Haram.
- Pemerintah terus memastikan layanan haji berjalan aman dan nyaman, termasuk pengawasan kesehatan jemaah serta perhatian khusus bagi kelompok rentan seperti lansia dan disabilitas.
TRIBUNNEWS.COM - Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi telah memasuki hari ke-13 masa operasional.
Secara umum, proses pemberangkatan, kedatangan, serta pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah berjalan lancar, tertib, dan berada dalam pengawasan ketat petugas di seluruh titik layanan.
Dikutip dari haji.go.id, berdasarkan data hingga Sabtu (2/5/2026), operasional haji menunjukkan progres yang baik dan terkendali.
Sebanyak 192 kelompok terbang (kloter) dengan total 74.652 jemaah dan 765 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Dari jumlah tersebut, 184 kloter dengan 71.362 jemaah dan 733 petugas telah tiba di Madinah.
Sementara itu, pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah berlangsung secara bertahap.
Hingga saat ini sebanyak 36 kloter dengan 14.503 jemaah dan 148 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib serta mempersiapkan diri menghadapi puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Seluruh proses mobilisasi jemaah dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas guna memastikan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan selama perjalanan.
Dari sisi layanan kesehatan, tercatat sebanyak 6.823 jemaah menjalani rawat jalan.
Sebanyak 117 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 141 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), dengan 59 jemaah masih menjalani perawatan hingga saat ini.
Adapun total jemaah wafat tercatat sebanyak 7 orang, yang sebagian besar disebabkan oleh serangan jantung dan radang paru-paru.
Baca juga: Hal Khusus bagi Jemaah Haji Perempuan saat Masa Suci, Haid, dan Nifas
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan seluruh jemaah yang wafat akan mendapatkan hak badal haji.
Doa dipanjatkan agar seluruh almarhum dan almarhumah memperoleh husnul khatimah.
Bus Sholawat Beroperasi 24 Jam
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menyampaikan bahwa secara umum penyelenggaraan haji hingga hari ke-13 berjalan sesuai rencana dan terus menunjukkan peningkatan kualitas layanan.
Baca tanpa iklan