18 Doa-Doa Sa'i Haji 2026/1447 H: Bacaan di Bukit Sofa Marwah, Setelah Sa'i hingga di Antara Pilar
Kumpulan doa-doa sa’i untuk haji 2026/1447 H di antaranya di antaranya Doa Ketika Hendak Mendaki Bukit Şafa hingga Doa di Antara Dua Pilar Hijau.
Penulis:
Muhammad Alvian Fakka
Editor:
Bobby Wiratama
Ringkasan Berita:
- Sa’i adalah berjalan atau berlari kecil antara Bukit Shafa dan Marwah sebagai bentuk meneladani perjuangan Siti Hajar dalam mencari air untuk Nabi Ismail.
- Doa-doa sa’i haji di antaranya Doa Ketika Hendak Mendaki Bukit Şafa Sebelum Memulai Sa'i, doa dari Şafa ke Marwah, Doa di Antara Dua Pilar Hijau/Sepanjang Lampu Hijau hingga Doa di Bukit Marwah Sesudah Sa'i.
- Kumpulan doa-doa sa’i haji yang bisa diamalkan pada musim haji 2026/1447 H.
TRIBUNNEWS.COM - Ibadah haji merupakan momen sakral yang dinantikan umat Islam dari seluruh dunia, termasuk pada musim haji 2026 atau 1447 Hijriah.
Jutaan jemaah akan berkumpul di Makkah al-Mukarramah untuk menunaikan rukun Islam kelima dengan penuh khusyuk.
Salah satu rangkaian penting dalam ibadah haji adalah sa’i, yaitu berjalan atau berlari kecil antara Bukit Shafa dan Marwah sebagai bentuk meneladani perjuangan Siti Hajar dalam mencari air untuk Nabi Ismail.
Di momen inilah doa-doa dipanjatkan dengan penuh harap, karena setiap langkah memiliki nilai ibadah yang tinggi.
Dalam agenda ibadah haji 1447 H, rangkaian dimulai dari kedatangan jemaah di Tanah Suci, pelaksanaan umrah wajib (bagi haji tamattu’), kemudian dilanjutkan dengan puncak ibadah haji pada 8–13 Zulhijah, yang meliputi wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan melontar jumrah di Mina.
Sa’i sendiri dilakukan setelah tawaf, baik saat umrah maupun tawaf ifadah.
Prosesi ini berlangsung di dalam kompleks Masjidil Haram dan menjadi salah satu rukun yang tidak boleh ditinggalkan dalam ibadah haji maupun umrah.
Selama menjalankan sa’i, jemaah dianjurkan untuk memperbanyak doa, dzikir, dan permohonan kepada Allah SWT.
Tidak ada bacaan khusus yang diwajibkan, namun terdapat sejumlah doa yang umum diamalkan oleh para jemaah untuk menambah kekhusyukan ibadah.
Doa-doa sa’i haji dalam artikel ini di antaranya Doa Ketika Hendak Mendaki Bukit Şafa Sebelum Memulai Sa'i, doa dari Şafa ke Marwah, Doa di Antara Dua Pilar Hijau/Sepanjang Lampu Hijau hingga Doa di Bukit Marwah Sesudah Sa'i.
Berikut kumpulan doa-doa sa’i haji yang bisa diamalkan pada musim haji 2026/1447 H, mengutip Buku Doa & Zikir Haji dan Umrah yang diterbitkan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia 2026/1447 H:
Baca juga: 6 Doa-Doa di Makkah Al-Mukarramah: Bacaan Memasuki Kota Makkah hingga Ketika Melihat Kabah
1. Doa Ketika Hendak Mendaki Bukit Şafa Sebelum Memulai Sa'i
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ وَرَسُوْلُهُ. إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللهِ، فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِاعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا ، وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ. أَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ وَرَسُوْلُهُ.
Latin:
"Bismillaahir-rahmaanir-rahiim wa rasuuluh. Innash-shafaa wal marwata min sya’aa-irillaah, faman hajjal baita awi-’tamara falaa junaaha ‘alaihi ay-yaththaw-wafa bihimaa, wa man tathawwa’a khairan fa-innallaaha syaakirun ‘aliim. Abda-u bimaa bada-allaahu bihi wa rasuuluh."
Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Şafa dan Marwah merupakan sebagian syiar (agama) Allah. Maka barang siapa beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya. Dan barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan maka Allah Maha Mensyukuri, Maha Mengetahui. Aku memulai sa'i dengan apa yang Allah dan Rasul-Nya memulai." (HR. Muslim, nomor hadis: 1218. Şahih. Nabi SAW membaca ayat ini (QS. Al-Baqarah [2]:158) ketika mendekati bukit Şafa)
2. Doa di Atas Bukit Şafa Ketika Menghadap Ka'bah
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَاللَّهِ الْحَمْدُ. اللَّهُ أَكْبَرُ عَلَى مَا هَدَانَا الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى مَا أَوْلَانَا . 44 لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لأَشَرِيكَ لَهُ. لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ .45 لا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَلَا تَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُونَ وَالْحَمْدُ لله رب العالمين.
Latin:
Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar wa lillaahil hamd. Allaahu akbar ‘alaa maa hadaanaa wal-hamdu lillaahi ‘alaa maa aulaanaa. Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir. Anjaza wa’dah, wa nashara ‘abdah, wa hazamal ahzaaba wahdah. Laa ilaaha illallaahu wa laa na’budu illaa iyyaah, mukhlishiina lahud-diina walau karihal kaafiruun, wal hamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin.
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah, Allah Maha Besar, atas petunjuk yang diberikan-Nya kepada kami, segala puji bagi Allah atas karunia yang telah dianugerahkan-Nya kepada kami, tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian, Dia berkuasa atas segala sesuatu. Dia telah menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya dan mengalahkan sendiri musuh-musuh-Nya. Tidak ada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya dengan memurnikan kepatuhan semata kepada-Nya walaupun orang-orang kafir membenci. dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta Alam." (Imam an-Nawawi, Al-Adzkar, hal. 289.HR. Muslim, 1218, shahih, bacaan Nabi sete-lah tiba di atas bukit Shafa dengan menghadap kib-lat. Imam al-Ghazali, Ihya 'Ulumuddin, 1/331. Doa ke-tika di bukit shafa sambil menghadap ke Ka'bah.)
Baca tanpa iklan