Langsung ke Makkah, Jemaah Haji Diingatkan Pahami Larangan Ihram
Jemaah haji gelombang kedua diingatkan pahami larangan ihram sejak embarkasi karena langsung menuju Makkah dari Jeddah.
Penulis:
Fahdi Fahlevi
Editor:
Acos Abdul Qodir
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Jemaah haji gelombang kedua diingatkan untuk memahami ketentuan dan larangan ihram sejak masih di tanah air. Hal ini penting karena setibanya di Jeddah, jemaah akan langsung bergerak menuju Makkah.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaff, menegaskan pemahaman ihram harus dipersiapkan sejak dari embarkasi.
“Kami juga ingin mengingatkan kepada jemaah haji gelombang kedua yang memang berangkat dari tanah air menuju ke Jeddah agar memperhatikan ketentuan ihram sejak dari embarkasi,” kata Maria dalam konferensi pers virtual, Rabu (13/5/2026).
Ia menekankan, penggunaan kain ihram harus dipastikan benar sebelum melewati miqat agar ibadah sesuai ketentuan syariat.
“Agar jemaah dapat menjaga kesempurnaan ibadahnya, pastikan kain ihram atau pakaian ihram sudah digunakan dengan benar sebelum melewati miqat,” ujarnya.
Jemaah juga diminta menjalankan niat ihram sesuai arahan pembimbing ibadah serta memahami larangan selama perjalanan.
“Jemaah juga diminta untuk kemudian memahami kembali larangan-larangan ihram, menjaga ketertiban selama perjalanan, serta mengikuti seluruh arahan petugas sejak di embarkasi, selama penerbangan, hingga nantinya tiba di Jeddah dan bergerak menuju ke Makkah,” tutur Maria.
Baca juga: Tersesat dan Kebingungan kembali ke Hotel? Jemaah Haji Wajib Catat 11 Pos Siaga di Masjidil Haram
Bagi jemaah yang masih ragu, ia meminta agar aktif bertanya kepada petugas dan pembimbing ibadah agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan ibadah.
“Bagi jemaah yang masih ragu terkait dengan tata cara ihram, niat, kemudian miqat maupun larangan-larangannya, jangan segan untuk bertanya kepada pembimbing ibadah, petugas kloter, ketua rombongan, maupun juga petugas layanan terdekat,” katanya.
Maria menegaskan jemaah tidak disarankan mengambil keputusan sendiri tanpa pendampingan petugas.
Sementara itu, Kemenhaj mencatat hingga kini sebanyak 379 kloter dengan 146.622 jemaah dan 1.535 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi.
Sebanyak 312 kloter dengan 120.507 jemaah telah tiba di Makkah. Adapun 103 kloter dengan 39.388 jemaah dan 413 petugas mendarat melalui Bandara King Abdulaziz International Airport (KAIA) Jeddah.
Selain itu, 7.146 jemaah haji khusus juga telah tiba di Arab Saudi dan mulai menjalani rangkaian ibadah sesuai jadwal.