Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jelang Armuzna, Kemenhaj Minta Jemaah Haji Jaga Stamina dan Kurangi Aktivitas Berat

Kementerian Haji dan Umrah mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia mulai menjaga kondisi fisik menjelang puncak Armuzna.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jelang Armuzna, Kemenhaj Minta Jemaah Haji Jaga Stamina dan Kurangi Aktivitas Berat
Tribunnews.com/Aji Bramasta
KEPADATAN MINA – Deretan tenda jemaah haji di kawasan Mina menjelang puncak ibadah haji di kawasan Armuzna, Mekkah. Kementerian Haji dan Umrah mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia mulai menjaga kondisi fisik menjelang puncak Armuzna. 

Ringkasan Berita:
  • Kemenhaj mengimbau jemaah haji menjaga stamina dan mengurangi aktivitas berat menjelang puncak ibadah Armuzna pada 25-26 Mei 2026.
  • Selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, jemaah diminta mematuhi aturan ibadah, menjaga kesehatan, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran haji.
  • Pemerintah dan PPIH Arab Saudi terus mematangkan layanan transportasi, akomodasi, dan mitigasi kepadatan untuk mendukung kelancaran Armuzna 2026.

TRIBUNNEWS.COM - Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kementerian Haji dan Umrah mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia mulai menjaga kondisi fisik dan membatasi aktivitas berat agar tetap prima saat memasuki fase Armuzna

Armuzna merupakan rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang menjadi inti sekaligus tahapan paling penting dalam pelaksanaan ibadah haji.

Fase Armuzna menjadi momen yang sangat menentukan karena di dalamnya terdapat prosesi wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, hingga pelaksanaan lontar jamrah di Mina. 

Seluruh rangkaian tersebut membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual karena jemaah harus menjalani ibadah di tengah cuaca panas serta mobilitas tinggi bersama jutaan jemaah dari berbagai negara.

Berdasarkan jadwal operasional haji 2026, pemberangkatan jemaah dari Makkah menuju Arafah dijadwalkan mulai 25 Mei 2026. 

Selanjutnya, pada 26 Mei 2026 seluruh jemaah akan melaksanakan wukuf di Padang Arafah yang merupakan rukun haji paling utama. 

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah itu, jemaah bergerak menuju Muzdalifah untuk mabit dan melanjutkan perjalanan ke Mina guna menjalani prosesi melontar jumrah.

Karena padatnya aktivitas selama Armuzna, pemerintah meminta jemaah mulai menghemat tenaga sejak sekarang. 

Aktivitas ibadah sunah yang terlalu menguras energi, perjalanan jauh tanpa keperluan mendesak, hingga terlalu lama berada di luar hotel saat siang hari diminta untuk dikurangi agar tubuh tetap fit saat puncak haji tiba.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, mengatakan kesiapan fisik memiliki peran penting agar jemaah dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan khusyuk. 

Menurutnya, menjaga stamina sejak jauh hari menjadi langkah penting untuk menghindari kelelahan maupun gangguan kesehatan saat memasuki Armuzna.

Ia mengingatkan jemaah agar memperbanyak istirahat, menjaga pola makan, dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh mengingat suhu udara di Arab Saudi cukup tinggi. 

Baca juga: Jemaah Haji Indonesia Ditangkap di Madinah karena Rekam Perempuan Tanpa Izin

Risiko dehidrasi dan kelelahan dinilai meningkat apabila jemaah terlalu memaksakan diri melakukan aktivitas berat menjelang puncak ibadah haji.

“Menjelang Armuzna, kami mengajak seluruh jemaah untuk mulai menghemat energi dan menjaga stamina. Jangan memaksakan aktivitas fisik yang tidak mendesak agar kondisi tubuh tetap prima saat memasuki fase puncak haji,” kata Maria Assegaf, dikutip dari haji.go.id.

Hingga memasuki hari ke-24 operasional haji 2026, layanan jemaah Indonesia dilaporkan berjalan lancar. 

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas