Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dua Ciri Haji Mabrur, Musyrif Diny: Tinggalkan Keburukan dan Perbanyak Kebaikan

Haji mabrur ditandai dengan perubahan perilaku setelah berhaji, yaitu meninggalkan keburukan dan konsisten melakukan kebaikan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Febri Prasetyo
zoom-in Dua Ciri Haji Mabrur, Musyrif Diny: Tinggalkan Keburukan dan Perbanyak Kebaikan
Tribunnews.com
SUASANA MASJIDIL HARAM - Jemaah haji memadati area tawaf, Makkah, Jumat (1/5/2026). Haji mabrur ditandai dengan perubahan perilaku setelah berhaji, yaitu meninggalkan keburukan dan konsisten melakukan kebaikan yang tercermin dalam kehidupan sosial sehari-hari. 

"Rata-rata ibadah yang didesain untuk kita seperti sholat, puasa, zakat, bahkan haji itu selalu pelaksanaannya bersifat personal, dia harus mengikuti ketentuan-ketentuan yang baku, tetapi ukuran kesuksesannya adalah jelmaan aktivitas sosial," terangnya.

Beliau juga menekankan bahwa perubahan menuju haji mabrur tidak terjadi secara instan. Transformasi perilaku membutuhkan proses yang berkelanjutan dan tercermin dalam keseharian seseorang dalam jangka panjang.

Dengan demikian, haji mabrur bukan hanya tentang ritual yang sah, tetapi tentang konsistensi dalam menjaga kebaikan setelah kembali ke kehidupan normal.

Haji mabrur pada akhirnya tercermin dari perubahan nyata dalam sikap, perilaku, dan kontribusi sosial seseorang.

Dua ciri utama yang ditekankan, yaitu meninggalkan keburukan dan komitmen pada kebaikan, menjadi indikator penting yang dapat diamati dalam kehidupan sehari-hari seorang muslim setelah menunaikan ibadah haji.

(Tribunnews.com/Latifah)

Rekomendasi Untuk Anda
Sesuai Minatmu
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas