Jemaah Diminta Segera Lapor Petugas Haji Jika Paspor Hilang Saat Proses Kepulangan
Jemaah diminta memastikan paspor tersimpan di tempat yang aman. Apabila paspor hilang, jemaah harus segera melapor kepada ketua kloter.
Penulis:
Fahdi Fahlevi
Editor:
Dewi Agustina
Ringkasan Berita:
- Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha meminta jemaah memastikan paspor tersimpan di tempat yang aman dan mudah dijangkau.
- Jemaah juga diminta memastikan kartu identitas, obat-obatan pribadi, dokumen penting, serta barang yang diperlukan selama perjalanan tersimpan dengan baik.
- Apabila paspor hilang, jemaah tidak perlu panik dan harus segera melapor kepada ketua kelompok terbang (kloter) agar dapat segera ditangani sesuai prosedur.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, mengatakan paspor merupakan dokumen yang sangat penting dalam proses kepulangan jemaah dari Arab Saudi ke Indonesia.
Ichsan meminta jemaah memastikan paspor tersimpan di tempat yang aman dan mudah dijangkau.
Baca juga: Arab Saudi Pertimbangkan Skema Tanazul untuk 50 Persen Jemaah Haji Indonesia
"Kami juga mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga paspor dengan sebaik-baiknya dan tidak sampai hilang. Paspor merupakan dokumen perjalanan yang sangat penting selama proses kepulangan ke tanah air," kata Ichsan dalam konferensi pers virtual, Kamis (4/6/2026).
Selain paspor, jemaah juga diminta memastikan kartu identitas, obat-obatan pribadi, dokumen penting, serta barang yang diperlukan selama perjalanan tersimpan dengan baik.
Menurut Ichsan, apabila paspor hilang, jemaah tidak perlu panik dan harus segera melapor kepada ketua kelompok terbang (kloter) agar dapat segera ditangani sesuai prosedur.
"Apabila terjadi kehilangan paspor, segera laporkan kepada ketua kloter dan petugas haji akan dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku," ujarnya.
Ichsan juga meminta jemaah mematuhi ketentuan barang bawaan selama penerbangan.
Setiap jemaah hanya diperbolehkan membawa tas paspor, satu tas kabin dengan berat maksimal 7 kilogram, dan satu koper bagasi dengan berat maksimal 32 kilogram.
Proses kepulangan jemaah haji Indonesia masih berlangsung secara bertahap melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
Hingga hari kedua masa kepulangan, sebanyak 44 kloter telah diberangkatkan dari Arab Saudi menuju Indonesia dengan total 17.269 jemaah dan 176 petugas.
Total jumlah jemaah dan petugas yang telah diberangkatkan mencapai 17.445 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 38 kloter telah tiba di Indonesia dengan 14.934 jemaah dan 152 petugas, sehingga total jemaah dan petugas yang sudah kembali ke tanah air mencapai 15.086 orang.
Sementara itu, untuk haji khusus, hingga Kamis tercatat sebanyak 7.201 jemaah dan 346 petugas telah kembali ke Indonesia.
Dengan demikian, total kepulangan jemaah dan petugas haji khusus mencapai 7.547 orang.