Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Images
LIVE ●

Indonesia Resmi Usulkan Kebaya Ke UNESCO Bersama 4 Negara ASEAN, Foto 2 #1956716 - TribunNews.com

Indonesia Resmi Usulkan Kebaya Ke UNESCO Bersama 4 Negara ASEAN

zoom-in Indonesia Resmi Usulkan Kebaya Ke UNESCO Bersama 4 Negara ASEAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia menyelenggarakan workshop dua hari bersama Brunai, Malasyia, Singapura dan Thailand sebagai bagian mengajukan kebaya sebagai warisan budaya tak benda secara bersama ke UNESCO.     Nominasi kebaya secara bersama juga merupakan upaya mempererat kerjasama di bidang kebudayaan antar negara, nominasi bersama kebaya oleh 5 negara ASEAN adalah momentum untuk mempererat solidaritas ASEAN.     "Ini sekaligus momentum positif  bagi Indonesia yang menjadi Ketua ASEAN 2023, memperkuat kolaborasi dan mewujudkan perdamaian di kawasan ASEAN," ujar Hilmar Farid, Dirjen Kebudayaan KemendikbudRistek di Hotel Pullman Jakarta.     Kebaya Indonesia yang dinominasikan bersama adalah Kebaya Labuh dari Riau dan Kebaya Kerancang dari DKI.     Wakil Tetap RI untuk UNESCO, Ismunandar menjelaskan bahwa nominasi bersama kebaya merupakan yang kedua kalinya elemen budaya didaftarkan secara joint. Sebelumnya pantun diajukan bersama antara Malasyia dan Indonesia pada tahun 2020. “Ini sinyal yang baik, praktik yang baik dan kerjasama yang baik,” tutur Ismunandar sembari mengatakan bahwa batas akhir pengajuan dossier ke UNESCO pada tanggal 31 Maret 2023.      Dossier  saat ini sedang disusun bersama oleh 5 negara dan difinalisasi pertengahan Maret sebelum diserahkan ke UNESCO tanggal 31 Maret. Dalam hal ini,  komunitas dilibatkan untuk memastikan kepentingan Indonesia tetap terjaga dalam naskah bersama tersebut. “Jangan sampai ada yang tidak disebut dalam berbagai hal yang berkaitan dengan kebaya Indonesia,” jelas Direktur Sosial Budaya & Organisasi Internasional Negara Berkembang, Penny Dewi Herasati     Pendaftaran kebaya secara bersama ini diapresiasi oleh Wantimpres, Putri Kuswisnuwardhani yang mengatakan bahwa kebudayaan itu merupakan akulturasi. Sehingga tak heran bila  kebaya Indonesia, meskipun mempunyai ciri khas tersendiri, mempunyai kemiripan dengan kebaya di Singapura, kebaya encim contohnya.     Ketua Tim Nasional Kebaya Lana T Koentjoro mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus melakukan edukasi  dan sosialisasi ke masyarakat bahwa pendaftaran kebaya ke UNESCO adalah nilai dari kebaya itu bukan kebaya sebagai benda sekaligus mengajak masyarakat untuk terus mencintai kebaya dengan menggunakan dalam berbagai kesempatan. //xis

Editor
FX Ismanto
Byline/Fotografer
TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Byline Title
STF
Credit
TRIBUNNEWS.COM
Source
TRIBUNNEWS.COM
City
Jakarta
Province
DKI Jakarta
Country
INDONESIA
Copyright
TRIBUNNEWS.COM
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas