Masyarakat Pulau Akar
Ketua Lampu Fachroni saat akan mematikan genset yang digunakan sebagai satu-satunya sumber penerangan di Pulau Akar, Batam, Senin (6/5/2013) malam. Genset ini dihidupkan mulai pukul 6 hingga pukul 11 setiap harinya, dalam konsidi tertentu genset dihidupkan hingga pukul 5 jika ada pulau akar yang memiliki gawe seperti nikahan hingga ada wargayang meninggal. Pulau Akar dihuni 126 kepala keluarga, setiap satu kepala keluarga harus mengeluarkan biaya Rp 3500 per hari untuk bisa menikmati listrik. Rata-rata dalam setiap hari dibutuhkan 40 liter bahan bakar solar untuk memenuhi kebutuhan listrik dipulau akar. TRIBUN/ARGIANTO DA NUGROHO
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
loading comments...
Foto editorial
Berita Populer
