Koleksi Museum Kalbar
Seorang pengunjung melihat satu di antara koleksi museum Kalbar,berupa Rumah Sandung yang di tampilkan di ruang budaya. lantai dua Museum Kalbar, Jl Jend A Yani, Pontianak. Rumah Sandung merupakan tempat penyimpanan abu dan tulang belulang jenazah, berbentuk rumah kecil dengan ukiran burung kenyalang (Enggang) yang merupakan lambang penguasa alam atas. rumah Sandung ada yang bertiang satu, dua, tiga dan yang terbesar bertiang empat. jumlah tiang mencerminkan besar atau kecilnya Rumah Sandung tersebut sekaligus sebagai simbol status sosial dan kemampuan keluarga yang di tinggalkan. sementara itu, Gawai Sandung (Nyandung) merupakan upacara kematian yang di lakukan selama tujuh hari. tradisi gawai sandung ini hanya di lakukan oleh suku Dayak Kayan di Kabupaten Sintang, Dayak Ketungau di Tumbang Titih Kabupaten Ketapang, dan Dayak Taman di Kabupaten Kapuas Hulu. Ritual ini dilakukan dengan cara menyimpan abu atau tulang belulang jenazah yang sudah di kubur selama seribu hari (sekira tiga tahun). tradisi penyimpanan abu atau tulang belulang ini di sebut juga penguburan kedua. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
