Diskusi Perjanjian Dagang Indonesia-AS
Senior Economist INDEF Tauhid Ahmad (kanan) bersama Waketum Public Affairs Forum Indonesia & Director of Public Affairs Praxis Sofyan Herbowo (kiri), Direktur PR Praxis Stephanie Sicillia (kedua kiri) dan Director Prognosa Research & Consulting Garda Maharsi (kedua kanan) berbincang disela-sela diskusi Perjanjian Dagang ART 2026 di Jakarta, Kamis (5/3/2026). Kebijakan tarif resiprokal (Agreement on Reciprocal Trade/ART) Amerika Serikat (AS) dinilai bisa menempatkan Indonesia pada posisi strategis di antara negara yang berada di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Adanya kebijakan ini berpotensi membuka ruang kompetitif yang signifikan bagi Indonesia, khususnya bagi sektor tekstil dan komoditas unggulan lainnya. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
FOTO TERKAIT
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
loading comments...
Foto regional
Berita Populer
