Sepatu Ceker Ayam dari Bandung Tembus Mancanegara
Pekerja mengerjakan proses pembuatan sepatu yang terbuat dari bahan baku utama kulit ceker (kaki) ayam di rumah produksi Hirka di Gang Subur, Jalan Mohammad Toha, Kelurahan Cigereleng, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (17/11/2020). Pembuatan sepasang sepatu ceker ayam minimal membutuhkan 15 hingga 25 kulit ceker ayam, yang kulitnya terlebih dulu diproses secara kimia biar kuat dan tahan lama. Sepatu ceker ayam dari rumah produksi ini dipasarkan secara online dengan pembeli dari berbagai negara, seperti Malaysia, Singapura, Jepang, Brasil, Inggris, hingga Amerika Serikat, mulai harga Rp 500 ribu hingga Rp 2,5 juta tergantung model dan tingkat kesulitan. Usaha yang dirintis Nurman Farieka Ramdhany sejak 2018 itu rencananya akan membuka gerai tahun depan. Pandemi Covid-19 membawa dampak pada perjalanan bisnis ini hingga mengalami penurunan omzet 40-60 persen, namun perlahan usahanya kembali normal. Dampaknya permintaan berkurang karena daya beli masyarakat yang menurun dan minimnya bahan baku ceker ayam di pasaran atau di tempat pemotongan ayam karena banyak yang tutup. Tribun Jabar/Gani Kurniawan
