TRIBUNNEWS.COM, MOGADISHU - Perompak Somalia membajak sebuah kapal dagang kecil India, Al-Barari, ketika kapal itu meninggalkan pelabuhan Mogadishu. Demikian dikatakan sejumlah pejabat dan pedagang, Rabu (31/3/2010). Sebuah kapal lain yang juga diserang berhasil kabur menyelamatkan diri.
"Perompak menyerang dua kapal yang meninggalkan pelabuhan Mogadishu pada Selasa. Satu kapal selamat dan kembali ke pelabuhan," kata Hassan Ahmed, kepala kepolisian di pelabuhan Mogadishu, kepada Reuters.
Akhir pekan lalu, perompak Somalia membajak tujuh kapal kecil India dengan 100 orang awak.
India menyatakan, Selasa, mereka sedang berusaha melacak keberadaan kapal-kapal itu beserta pelautnya.
Seorang pedagang di ibu kota mengkonfirmasi pembajakan Rabu itu. "Kapal menurunkan makanan dan obat di pelabuhan. Dua kapal berlayar menjauh dari pelabuhan, satu selamat dari serangan dan kembali ke pelabuhan dan satu lagi dibajak," kata Bashir Hassan, seorang pedagang Somalia.
Perairan di lepas pantai Somalia merupakan tempat paling rawan pembajakan di dunia, dan Biro Maritim Internasional melaporkan 24 serangan di kawasan itu antara April dan Juni tahun 2008 saja.
Perompak menyerang lebih dari 130 kapal dagang pada tahun itu, atau naik lebih dari 200 persen dari serangan tahun 2007, menurut Biro Maritim Internasional.(*)
"Perompak menyerang dua kapal yang meninggalkan pelabuhan Mogadishu pada Selasa. Satu kapal selamat dan kembali ke pelabuhan," kata Hassan Ahmed, kepala kepolisian di pelabuhan Mogadishu, kepada Reuters.
Akhir pekan lalu, perompak Somalia membajak tujuh kapal kecil India dengan 100 orang awak.
India menyatakan, Selasa, mereka sedang berusaha melacak keberadaan kapal-kapal itu beserta pelautnya.
Seorang pedagang di ibu kota mengkonfirmasi pembajakan Rabu itu. "Kapal menurunkan makanan dan obat di pelabuhan. Dua kapal berlayar menjauh dari pelabuhan, satu selamat dari serangan dan kembali ke pelabuhan dan satu lagi dibajak," kata Bashir Hassan, seorang pedagang Somalia.
Perairan di lepas pantai Somalia merupakan tempat paling rawan pembajakan di dunia, dan Biro Maritim Internasional melaporkan 24 serangan di kawasan itu antara April dan Juni tahun 2008 saja.
Perompak menyerang lebih dari 130 kapal dagang pada tahun itu, atau naik lebih dari 200 persen dari serangan tahun 2007, menurut Biro Maritim Internasional.(*)
Sumber: Kompas.com
Berita Populer