Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

CENTCOM Sebut Serangan terhadap Iran Sudah Selesai, Araghchi: Tidak Ada Serangan yang Tidak Dibalas

CENTCOM menyatakan serangan balasan AS terhadap sejumlah fasilitas pertahanan udara Iran di dekat Selat Hormuz telah selesai

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Bobby Wiratama

Ringkasan Berita:
  • CENTCOM menyatakan serangan balasan AS terhadap sejumlah fasilitas pertahanan udara Iran di dekat Selat Hormuz telah selesai dilakukan setelah jatuhnya helikopter Apache AS.
  • Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa tidak ada serangan atau ancaman terhadap Iran yang akan dibiarkan tanpa balasan.
  • Meski ketegangan meningkat, Gedung Putih menyebut peluang tercapainya kesepakatan dengan Iran masih sangat besar.

TRIBUNNEWS.COM - Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukannya telah menyelesaikan serangan terhadap Iran yang diperintahkan oleh Presiden Donald Trump sebagai tanggapan atas jatuhnya helikopter Apache Angkatan Darat AS.

CENTCOM memiliki tanggung jawab atas operasi di kawasan Timur Tengah, Asia Tengah, dan sebagian Asia Selatan.

Menurut CENTCOM, jet tempur Angkatan Udara dan Angkatan Laut AS berhasil menyerang sistem pertahanan udara Iran, stasiun kendali darat, dan situs radar pengawasan di dekat Selat Hormuz menggunakan amunisi berpemandu presisi.

"Pasukan CENTCOM menyerang pertahanan udara Iran, stasiun kendali darat, dan situs radar pengawasan di dekat Selat Hormuz," kata komando tersebut dalam sebuah pernyataan di X pada Selasa malam waktu setempat atau Rabu (10/6/2026) pagi WIB.

Dilaporkan sebelumnya, sebuah helikopter Apache Angkatan Darat AS jatuh di Selat Hormuz pada Selasa (9/6/2026) pagi, seperti dilansir NY Post.

Trump mengonfirmasi insiden itu saat berbicara kepada wartawan di Bandara JFK, New York.

Rekomendasi Untuk Anda

"Para pilot baik-baik saja. Ya. Tidak ada yang terluka. Kami akan mengeluarkan laporan besok, tetapi para pilot baik-baik saja," katanya.

Dalam pernyataan terpisah, CENTCOM mengatakan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 03.30 waktu setempat di lepas pantai Oman saat sedang berpatroli.

CENTCOM menambahkan bahwa dua awak telah diselamatkan dalam waktu dua jam dan dalam kondisi stabil.

Saat itu, belum diketahui apakah helikopter Apache tersebut ditembak jatuh atau mengalami masalah mekanis.

Kecelakaan itu pertama kali dilaporkan oleh New York Times.

Baca juga: Sekjen PBB Prihatin atas Eskalasi di Timur Tengah, Minta Serangan di Lebanon hingga Iran Dihentikan

Dalam pernyataan di media sosial, Donald Trump menyebut jatuhnya helikopter itu disebabkan oleh tembakan Iran.

“Saya baru saja diinformasikan oleh militer hebat kita bahwa tadi malam Iran menembak jatuh salah satu helikopter Apache kita yang sangat canggih saat berpatroli di atas Selat Hormuz,” tulis Trump di Truth Social pada Selasa (9/6/2026).

“Ada dua pilot yang terlibat, keduanya selamat dan tidak terluka. Meskipun demikian, Amerika Serikat harus, tentu saja, menanggapi serangan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serangan terhadap helikopter tersebut tidak disengaja.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas