Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gadis Inggris juga Terjebak di Kapal yang Diserang

Alex Harrison (33), seorang wanita Inggris ikut dalam rombongan flotilla kapal "Mavi Marmara" pembawa bantuan 10.000 ton ke Gaza yang diserbu pasukan Israel, Senin (31/5/2010). Dia adalah satu diantara 500 aktivis kemanusiaan dari 30 negara dunia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Iswidodo
TRIBUNNEWS.COM, INGGRIS – Alex Harrison (33),  seorang wanita Inggris ikut dalam rombongan flotilla kapal  "Mavi Marmara" pembawa bantuan 10.000 ton ke Gaza yang diserbu pasukan Israel, Senin (31/5/2010).  Dia adalah satu diantara 500 aktivis kemanusiaan dari 30 negara dunia.

Adrian Harrison kepada Sky News menceritakan dirinya belum mendengar kabar mengenai putrinya, Alex yang telah seminggu ikut dalam rombongan kemanusiaan untuk Gaza .

Setidaknya 19  aktivis pro-Palestina di kapal dilaporkan tewas saat tentara Israel menembaki kapal tersebut secara brutal.

"Kami telah mendengar semua mengenai insiden itu. Kami berharap pemerintah inggris dan Eropa dapat membantu membujuk Israel untuk tidak melakukan tindakan brutal atas puterinya," kata Harrison .

Dikisahkan ayahnya, Alex Harrison  adalah seorang aktivis yang biasa ikut dalam serangkaian misi kemanusiaan, baik di Timur Tengah maupun Nepal.  Sang ayah juga mengakui, Alex pernah dipenjara tahun lalu oleh pemerintah Israel, setelah ikut  dalam misi yang sama di Gaza .

"Putriku dipenjarakan selama seminggu dalam kondisi yang cukup memprihatinkan, " kata Harrison mengenang.

Dia tuturkan,  Alex telah lama dan concern bekerja untuk masalah-masalah kemanusiaan selama delapan tahun.  “Ia sangat menyenangi misi kemanusian  dan terlibat dengan aktivis Gaza sekitar tiga sampai empat tahun lalu," lanjutnya.

Harrison , yang tinggal di Croydon, bersikeras mengatakan aksi puterinya mulia, yang bekerja untuk kemanusiaan. "Tujuan utamanya memberikan bantuan kepada orang-orang yang mengalami kelaparan di Gaza . Ia melakukan hal-hal kemanusiaan, " kata Harrison .

Rekomendasi Untuk Anda

Dia juga mengkritik Kementerian Luar Negeri negaranya, Inggris yang tidak bergerak membantu menangani masalah  kemanusiaan yang kini terjadi di Palestina. "Mereka  jelas tidak membantu dan menghalangi Alex pergi ke Gaza," kritik Harrison (Tribunnews.com/Andri Malau)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas