Tiap Hari ada 150 Calon Haji Kesasar
Dalam sehari terdapat 150 calon haji (calhaj) dalam sektor 1 Mahbasjin yang tersesat. Mereka umumnya jemaah usia lanjut
Editor: Iswidodo
TRIBUNNEWS.COM, MEKKAH- Dalam sehari terdapat 150 calon haji (calhaj) dalam sektor 1 Mahbasjin yang tersesat. Mereka umumnya jemaah usia lanjut yang tidak paham rute menuju pemondokkan. Wartawan Sriwijaya Post, Muhammad Husin melaporkan dari Mekkah, Kamis (4/11).
Calhaj yang tersesat sebagian terpisah dari rombongan jemaah saat tawaf dan sai. Penyebab lainnya ketidaktahuan mereka terhadap rute jalan menuju Maktab. Bahkan di antara mereka ada yang dua hari terlantar dan tidak makan.
"Saat ditemukan petugas sektor, mereka langsung memberinya makan dan minum secukupnya selanjutnya mengantarkan yang bersangkutan ke pemondokan," kata Husin.
Kepala Sektor 1, H Hariyanto MM mengatakan, ring 1 berada di lokasi terdekat dengan Masjidil Haram dan terminal. Sehingga banyak jemaah sektor lain mengadu ke petugas sektor 1.
"Sektor 1 sekarang ini seolah menjadi pusat pelaporan orang hilang," katanya.
Sektor 1 memiliki area pelayanan 19 rumah dengan 8 maktab berasal dari 57 kloter atau 22.800 calhaj. Sektor ini merupakan jumlah terbanyak di sektor lainnya di Mekkah.
"Karena itu jumlah yang banyak ini kian memperbanyak jemaah yang sesat. Mudah-mudahan kita bisa mengatasinya," ujarnya.
Ditambahkan Husin, tiba di Mekkah sekitar pukul 23.00, Selasa (2/11), Kloter 10 ditempatkan di Ring 1 atau 1,5 km dari Masjidil Haram. Sementara Rabu (3/11) pagi mereka yang terdiri dari KBIH Muzdalifah, Alihwan dan Bangka Belitung ini langsung umroh hingga sudah zuhur.
Meski masuk ring 1 di Mahfasjin, angkutan jemaah haji ke Masjidil haram tetap menggunakan bus (mirip transmusi) sebanyak 500 armada. Bus ini khusus melayani jemaah di Ring 1 dengan pelayanan 24 jam.
"Menariknya akses jalan yang dilintasi melalui terowongan sehingga lebih dekat dengan masjid," imbuhnya. (mg1)