Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mayat Bergelimpangan Saat Militer Tembaki Demonstran

Puluhan ribu pengunjuk rasa memfokuskan diri ke ibu kota, usai pelaksanaan salat Jumat, (25/2/2011).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Widiyabuana Slay
TRIBUNNEWS.COM - Puluhan ribu pengunjuk rasa memfokuskan diri ke ibu kota, usai pelaksanaan salat Jumat, (25/2/2011). Demikian diberitakan Aljazeera dan dikutip Tribunnews.com.

Saat para pengunjuk rasa memenuhi jalan-jalan di Tripoli, pasukan keamanan yang loyal terhadap pemimpin Libya, Moammar Khadafi, dilaporkan mulai menembaki mereka. Sedikitnya enam orang tewas dalam insiden ini.

Terdengar suara tembakan di sejumlah tempat di Tripoli antara lain Fashloum, Ashour, Jumhouria, dan Souq Al.

"Masukan keamanan menembaki mereka tanpa pandang bulu," kata seorang warga yang melihat bentrok antara pro dan kontra pemerintah.

"Mayat-mayat bergelimpangan di jalan Sug al-Jomaa," katanya. Di sebelah timur negara tersebut komandan pasukan militer yang membelot dari Kadhafi mengatakan komandan militer di wilayah barat yang selama ini masih berada di bawah kontrol Kadhafi mulai melawan pemimpin mereka.

Meski demikian, mereka memperingatkan jika Khamis Brigade, pasukan khusus yang loyal ke keluarga Kadhafi dilengkapi dengan sistem persenjataan yang luar biasa dan masih terus melakukan perlawanan terhadap pasukan anti-pemerintah.

Jumlah korban pasti hingga saat ini belum diketahui namun seorang pejabat hak asasi manusia asal Perancis bernama Francois Zimeray diperkirakan sudah mencapai 2.000 korban jiwa.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas