Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Saif al Islam Khadafi: Kami Tak Membunuh Rakyat Libya

Putra Khadafi, Saif al-Islam Khadafi, menyatakan jika pemerintah Libya tidak pernah melakukan kejahatan terhadap warganya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Widiyabuana Slay
TRIBUNNEWS.COM - Putra Khadafi, Saif al-Islam Khadafi, menyatakan jika pemerintah Libya tidak pernah melakukan kejahatan terhadap warganya. Demikian wawancara ekslusif Washington Post yang dimuat pada Minggu (17/4/2011).

Pria berusia 38 tahun ini menyatakan, dalam wawancara yang berlangsung selama satu jam di Tripoli, bahwa bukti jika tentara Libya menembaki demonstran adalah palsu. Ia membandingkan laporan ini seperti laporan sebelum perang Irak yang menyebutkan jika pemerintah Saddam Hussein memiliki senjata pemusnah massal.

"Ini seperti WMD (senjata pemusnah massal). WMD, WMD, WMD, dan pergi serang Irak. Warga sipil, warga sipil, ayo serang Libya. Ini sesuatu yang sama. NATO saat ini memaksa PBB untuk memberlakukan no-fly zone yang konon katanya didesain untuk melindungi warga sipil," kata Saif.

Saif Khadafi, yang fasih berbahasa Inggris, mengatakan dirinya banyak membawa kaum reformer ke pemerintah Libya. Namun, ia menuduh beberapa di antara mereka menjadi pengkhianat dan memiliki peran di lembaga Transitional National Council.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas