Mantan Rekan Osama: Dia Bajak Agama Kami dan Pilih Kekerasan
Jamal A. Khashoggi mengatakan dia merasa menyesal Bin Laden memilih jalan yang salah ketika ia berada di persimpangan sejarah.
Penulis:
Srihandriatmo Malau
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
TRIBUNNEWS.COM, DAMMAM - Tokoh Riyadh yang turut berjuang bersama Osama Bin Laden di Afghanistan dan Arab lainnya dalam perang melawan Uni Soviet dahulu pada 1980-an, Jamal A. Khashoggi mengatakan dia merasa menyesal Bin Laden memilih jalan yang salah ketika ia berada di persimpangan sejarah.
"Dia membajak agama kami dan memilih jalan kekerasan. Aku ingat bagaimana kami semua dalam cengkeraman kekerasan di awal dan pertengahan 2000-an, di sini, di Arab Saudi, Aljazair ... ada bom bunuh diri, ledakan bom, pembunuhan. ideologinya tidak sesuai dengan pemahaman saya tentang Islam," katanya.
Lebih lanjut, dia mengatakan agak ironis bahwa sementara dunia Arab telah membebaskan dirinya dari cengkeraman wakil-wakil seperti Al-Qaeda, Pakistan dan Afghanistan masih menjadi budak mereka.
"Musim semi Arab tidak mencapai Islamabad dan Kabul, dan yang agak disayangkan. Pola pikir Al-Qaeda masih sangat kuat di kedua negara tersebut," katanya.
Berita Populer
Baca tanpa iklan