Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemberontak Berharap Khadafi dan Putranya Tinggalkan Libya

Mustafa Mohammed Abdul Jalil mengatakan, pasukan pemberontak akan memberikan jalan bagi Khadafi dan putranya untuk untuk meninggalkan Libya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Harismanto

TRIBUNNEWS.COM, TRIPOLI – Ketua Dewan Transisi Nasional Libya, Mustafa Mohammed Abdul Jalil, sesaat setelah berhasil merebut Tripoli, pusat pertahanan terakhir Pemimpin Tertinggi Libya Moammar Khadafi, mengatakan, mereka akan menghentikan serangan jika Khadafi mau mengumumkan kepergiannya dari Libya.

Soal penangkapan Saif al-Islam, katanya, putra Khadafi itu berada dalam penahanan di tempat yang aman dan di bawah penjagaan ketat sampai nanti diserahkan kepada pengadilan. Selain Seif al-Islam, mereka juga berhasil menangkap putra Khadafi lainnya, Muhammad.

Mustafa Mohammed Abdul Jalil mengatakan, pasukan pemberontak akan memberikan jalan bagi Khadafi dan putranya untuk untuk meninggalkan negara itu jika Khadafi memang memutuskan untuk meninggalkan Libya.

Sementara itu, Jaksa Kepala atau Penuntut Utama pada Pengadilan Kejahatan Internasional Luis Moreno-Ocampo, mengindikasikan putra Pemimpin Tertinggi Libya Moammar Khadafi, Seif al-Islam yang telah ditangkap para pemberontak Libya, terlibat dalam serangkaian aksi pembunuhan dan penyiksaan warga sipil di Libya.

Ia berencana untuk menghubungi pemerintahan transisi Libya untuk membahas hal itu. "Kami berharap ia (Seif al-Islam, red) segera bisa dibawa ke Den Haag untuk menghadapi tuntutan," katanya. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas