Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Gubernur Bank Central Cina tolak hadir pertemuan IMF

Gubernur Bank Sentral Cina menarik diri dari pertemuan Dana Moneter Internasional, IMF, dan Bank Dunia yang diselenggarakan di Jepang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Gubernur Bank Sentral Cina menarik diri dari pertemuan Dana Moneter Internasional, IMF, dan Bank Dunia yang diselenggarakan di Jepang.

Langkah itu diambil di tengah sengketa teritorial antara kedua negara.

Hubungan antara Cina dan Jepang memburuk setelah Jepang mengatakan telah membeli kepulauan yang dipersengketakan di Laut Cina Timur yang diklaim oleh Tokyo dan Beijing.

Perwakilan empat bank negara Cina juga tidak menghadiri pertemuan itu.

Zhou Xiaochuan, gubernur Bank Rakyat Cina, dijadwalkan menghadiri pertemuan itu dan menyampaikan pidato.

"Kami diberitahu dua hari lalu bahwa Gubernur Zhou akan membatalkan pidatonya di Tokyo," kata juru bicara IMF kepada BBC.

"Telah dipastikan bahwa wakilnya, Yi Gang, akan hadir menggantikan Zhou di pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia," tambahnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menteri Keuangan Cina, Xie Xuren, juga menolak hadir dalam pertemuan itu.

Jepang sesalkan tindakan Cina

Media resmi Cina menyebutkan wakil menteri Zhu Guangyao yang akan mewaliki Xie.

Laporan di kantor berita Cina, Xinhua, memastikan perubahan dalam delegasi bank sentral Cina yang akan hadir dalam pertemuan di Jepang.

Laporan itu juga mengutip analis yang tidak disebutkan namanya bahwa perwakilan empat bank negara menarik diri karena "hubungan bilateral antara Cina dan Jepang terganggu."

Jepang menggambarkan langkah Cina itu sebagai sesuatu "yang disesalkan."

Sengketa teritorial tentang kepulauan di Laut Cina Timur mempengaruhi hubungan politik dan perdagangan Cina dan Jepang.

Penjualan mobil anjlok

Dealer Toyota di Cina

Toyota melaporkan penjualan mobil di Cina menurun tajam akibat demo anti-Jepang.

Perusahaan mobil Jepang melaporkan penurunan tajam penjualan di Cina setelah protes baru-baru ini dengan sasaran produk dan bisnis Jepang.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/2
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas