Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Israel Akan Selidiki Pengeboman Sekolah di Gaza

Pemerintah Israel menyatakan akan menyelidiki kasus pengeboman sekolah di Gaza

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Israel  Akan Selidiki Pengeboman Sekolah di Gaza
MAHMUD HAMS / AFP
Warga Gaza mengungsi di sekolah-sekolah PBB untuk menghindari serangan udara Israel. Sebanyak 22.000 pengungsi kini memadati sekolah-sekolah PBB di wilayah Palestina itu. 

TRIBUNNEWS.COM.TEL AVIV - Pemerintah Israel menyatakan akan menyelidiki kasus pengeboman sekolah di Gaza yang menjadi tempat pengungsian warga sipil. Jika militer Israel terbukti melakukannya, pemerintah Israel akan meminta maaf

Berbicara kepada BBC, juru bicara pemerintah Israel, Mark Regev mengatakan: “Kami punya kebijakan—kami tidak menargetkan warga sipil.”

“Kami akan menyelidikinya. Dan jika kami menemukan bahwa itu tembakan dari Israel, pasti kami akan meminta maaf,” kata Regev.

Menurutnya, belum jelas apakah pengeboman terhadap sebuah sekolah PBB di Gaza merupakan aksi militer Israel.

”Yang kami tahu pasti ada tembakan permusuhan yang dilancarkan terhadap pihak kami dari area sekolah itu.”

Regev kemudian menuding Hamas menyembunyikan senjata di fasilitas publik dan tempat penampungan PBB.

”Kami tidak ingin melukai warga sipil Gaza yang tidak berdosa. Itu bukan niatan kami.”

Rekomendasi Untuk Anda

Rabu (30/07/2014), Israel melancarkan serangan ke sebuah Klik sekolah PBB di Gaza yang menampung pengungsi walau sudah diperingatkan lebih dari 3.000 warga sipil yang berlindung di sana.

Akibat serangan militer ini, sedikitnya 16 orang warga sipil tewas.

Seorang juru bicara Badan PBB, UNRWA, Chris Gunness, mengatakan anak-anak dibunuh ketika mereka sedang tidur bersama orang tuanya di ruang kelas di Jabaliya yang jadi tempat penampungan pengungsi.

Dia menambahkan Israel sudah diberitahu sampai 17 kali kalau sekolah itu dihuni penduduk sipil yang mengungsi.

Amerika Serikat dan PBB Klik mengutuk serangan itu.

Sekjen PBB ban Ki-moon mengatakan: “Semua bukti-bukti yang ada merujuk artileri Israel sebagai penyebab.”

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas