Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fenomena 'Selfie' di Tanah Suci Mengharubiru Media Sosial

Fenomena yang semakin populer itu telah menimbulkan kontroversi di kalangan Muslim yang lebih konservatif, beberapa diantaranya melontarkan kritik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Fenomena 'Selfie' di Tanah Suci Mengharubiru Media Sosial
Kompas.com
Seorang jemaah haji berdoa sementara yang lainnya melakukan swafoto atau selfie di Masjid Agung saat melakukan tawaf di Makkah. 

Putrinya, Wafaa Ahmed yang berusia 19 tahun mengatakan, "Saya suka mengambil banyak selfie di mana saja untuk saya simpan sendiri, dan untuk ditunjukkan pada teman-teman dan abang-abang saya."

Seorang profesor hukum syariah dari Riyadh, Arab Saudi mengatakan, "jika foto-foto diambil untuk kenang-kenangan pribadi dan tidak untuk disebarkan, tidak masalah. Tapi jika untuk pamer, maka itu dilarang, seperti juga foto-foto yang diambil dalam ritual haji."

Akademisi tersebut meminta namanya tidak disebut karena sensitivitas dalam mengemukakan pendapat agama di kerajaan yang sangat konservatif itu.

"Lebih baik para Muslim menghindarinya," ujarnya tentang selfie.

Bagi Wafaa Ahmed yang masih remaja, "pandangan tersebut tidak meyakinkan" karena mengambil selfie "tidak ada hubungannya dengan agama."

Mohammed Ali juga mengatakan kamera "adalah alat yang digunakan bahkan oleh ahli agama yang tidak melarang mereka. Mengapa melarang alat lain di era modern ini?"

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas