Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
BBC

Thailand melarang praktik ibu pengganti komersial

Parlemen Thailand memutuskan untuk melarang praktik ibu pengganti komersial setelah adanya serangkaian skandal dalam industri itu.

Tribun X Baca tanpa iklan

Parlemen Thailand memutuskan untuk melarang praktik surrogacy atau ibu pengganti komersial setelah adanya serangkaian skandal dalam industri itu.

Parlemen negara yang didominasi pihak militer memberikan persetujuan awal pada sebuah rancangan undang-undang yang mengatur bahwa mereka yang mendapatkan keuntungan dari praktik ibu pengganti dapat dihukum penjara sampai 10 tahun.

Dalam praktik ibu pengganti seorang wanita yang sedang tidak hamil sepakat untuk mengandung seorang anak bagi orang lain yang nanti akan menjadi orangtua.

Industri bayi menjadi sorotan setelah adanya serangkaian skandal yang melibatkan orang asing sehingga membuat pemerintah Thailand berjanji untuk memberantasnya.

Pada bulan Agustus misalnya, seorang wanita Thailand yang mengandung bayi kembar untuk pasangan Australia menuduh pasangan itu membuang salah satu bayi kembar mereka yang terkena Sindrom Down, namun membawa pulang bayi lainnya yang sehat.

Pattaramon Chanbua kemudian memutuskan untuk membesarkan Gammy

Seorang anggota parlemen mengatakan pemerintah ingin mengakhiri pendapat orang-orang asing bahwa Thailand adalah pabrik bayi.

Rekomendasi Untuk Anda

Praktik ibu pengganti komersial secara resmi memang dilarang oleh Dewan Medis Thailand, namun hingga beberapa waktu klinik fertilitas terkenal pun diketahui menawarkan layanan ini.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas