13 Kali Donald Trump Isyaratkan Perang Iran Segera Berakhir
Donald Trump berulang kali menyatakan perang Iran akan segera berakhir sejak awal konflik pada Februari 2026.
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Endra Kurniawan
Ringkasan Berita:
- Donald Trump berulang kali menyatakan perang Iran akan segera berakhir sejak awal konflik pada Februari 2026.
- Pernyataan Trump kerap berubah-ubah, dari optimisme kesepakatan damai hingga klaim kemenangan sepihak dan ancaman lanjutan.
- Di lapangan, konflik masih berlangsung dengan gencatan senjata rapuh antara Israel dan Lebanon, menunjukkan situasi belum benar-benar stabil.
TRIBUNNEWS.COM - Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan pada Kamis (16/4/2026) malam waktu setempat bahwa perang di Iran akan segera berakhir.
Dilansir The Guardian, Trump mengatakan kepada para pendukungnya dalam sebuah acara di Las Vegas:
"Perang di Iran berjalan dengan lancar, kita bisa melakukan apa pun yang kita inginkan."
Ia sebelumnya juga menyebut bahwa pertemuan berikutnya antara AS dan Iran kemungkinan akan berlangsung pada akhir pekan, menambah optimisme bahwa perang Iran segera berakhir.
Trump juga menyatakan bahwa Iran telah setuju untuk menyerahkan uranium yang diperkaya dan tidak akan memiliki senjata nuklir selama lebih dari 20 tahun.
"Mereka telah setuju untuk mengembalikan debu nuklir kepada kita," kata Trump, merujuk pada uranium.
Aktivitas nuklir Iran menjadi salah satu poin utama dalam pembicaraan di Pakistan akhir pekan lalu.
"Kita akan melihat apa yang terjadi," kata Trump di Gedung Putih.
"Tapi saya pikir kita sangat dekat untuk mencapai kesepakatan dengan Iran."
Namun, sejak serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari 2026, Trump berulang kali menyatakan bahwa perang akan segera berakhir.
Mengutip Axios, sebelum pernyataan pada 16 April 2026, Trump setidaknya sudah 13 kali mengisyaratkan hal tersebut.
Baca juga: Trump Isyaratkan Durasi Gencatan Senjata dengan Iran Bisa Diperpanjang
Berikut rinciannya:
1. 1 Maret
Dalam wawancara dengan ABC News pada 1 Maret 2026, sehari setelah perang dimulai, Trump menyebut operasi tersebut sebagai keberhasilan mutlak.
"Tidak ada orang lain yang bisa melakukan ini selain saya, dan Anda tahu itu," katanya.
Saat ditanya berapa lama perang akan berlangsung, ia menjawab:
Baca tanpa iklan