Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Istri dan Anak Gembong ISIS Ditangkap Tentara Lebanon

Tentara Lebanon, sukses menahan seorang istri dan seorang putra gembong teroris Negara Islam atau ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Istri dan Anak Gembong ISIS Ditangkap Tentara Lebanon
AFP
ISIS Membantah bahwa Abu Bakr al-Baghdadi telah meninggal dunia atau terluka dalam serangan. 

TRIBUNNEWS.COM, BEIRUT - Tentara Lebanon, sukses menahan seorang istri dan seorang putra gembong teroris Negara Islam atau ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi.

Mereka ditangkap, saat menyeberang dari Suriah dalam beberapa hari terakhir, kata sejumlah pejabat keamanan begara itu, Selasa (2/12/2014).

Para pejabat itu, menolak untuk memberitahukan nama ataupun kewarganegaraan perempuan yang mereka gambarkan sebagai salah satu dari istri Baghdadi.

Harian Lebanon, As-Safir, melaporkan, tentara telah menahannya dalam sebuah koordinasi dengan "sejumlah aparat intelijen asing".

Dilaporkan bahwa perempuan itu bepergian dengan paspor palsu dan didampingi oleh salah satu putranya. Para penyidik menginterogasi perempuan itu di markas kementerian pertahanan Lebanon, lapor As-Safir.

ISIS telah menguasai sebuah wilayah luas di Irak dan Suriah, tetangga Lebanon di sebelah timur. Kelompok itu telah mendeklarasikan sebuah "khilafah" di atas wilayah yang telah dikontrolnya.

Pasukan keamanan Lebanon telah melancarkan tindakan tegas terhadap para simpatisan ISIS di negara itu dan pihak intelijen ekstra waspada pada penyeberangan perbatasan.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam beberapa bulan terakhir, pihak Lebanon telah menahan sejumlah tersangka militan Islam yang dicurigai akan melancarkan serangan untuk memperluas pengaruh ISIS di negara tetangga Suriah itu.

Sebuah aliansi pimpinan AS sedang berusaha untuk meraih kembali wilayah yang telah dikuasai ISIS di Irak dan Suriah. Presiden AS Barack Obama telah berjanji untuk "menekan dan akhirnya menghancurkan" kelompok Baghdadi, yang sedang berusaha untuk menata ulang kawasan Timur Tengah sesuai dengan visi radikal yang mereka anut.

Baghdadi, seorang Irak, menyerukan serangan terhadap para penguasa Arab Saudi dalam pidatonya bulan lalu. Dalam pidatonya pada 13 November itu, dia mengatakan, kekhalifahan yang dia nyatakan mencakup Arab Saudi dan empat negara Arab lain dan menyerukan untuk "kobarkan api jihad" di seluruh dunia.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas