Sosok Mohammed Awda, Tokoh Pendiri Brigade Al-Qassam yang Tewas dalam Serangan Israel
Hamas menyebut Awda tewas bersama istri dan anak-anaknya setelah sebuah bangunan tempat tinggal di wilayah barat Gaza City diserang.
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Sosok Mohammed Awda, Tokoh Pendiri Brigade Al-Qassam yang Tewas dalam Serangan Israel
Ringkasan Berita:
- Hamas mengonfirmasi tewasnya komandan senior Brigade Al-Qassam, Mohammed Awda, dalam serangan Israel di Gaza City.
- Awda disebut sebagai salah satu tokoh awal pembentukan sayap militer Hamas dan pernah memimpin berbagai posisi strategis.
- Peristiwa terjadi di tengah tudingan Hamas soal pelanggaran gencatan senjata yang terus berlangsung di Gaza.
TRIBUNNEWS.COM - Gerakan perlawanan Palestina, Hamas mengumumkan kematian komandan senior Brigade Izzuddin Al-Qassam, Mohammed Awda, yang juga dikenal dengan nama Abu Amr, akibat serangan Israel di Kota Gaza (Gaza City).
Dalam pernyataannya, Hamas menyebut Awda tewas bersama istri dan anak-anaknya setelah sebuah bangunan tempat tinggal di wilayah barat Gaza City diserang.
Baca juga: Operasi Tongkat Musa Brigade Qassam Makan Korban, Letnan Israel Terbakar di Dalam Tank
Hamas menggambarkan Awda sebagai salah satu tokoh awal pembentukan sayap militer Al-Qassam dan bagian dari generasi pertama pimpinan militer kelompok tersebut.
“Dia menjalani lebih dari tiga dekade dalam perjuangan dan pengorbanan,” tulis Hamas dalam pernyataannya dikutip PC, Kamis (28/5/2026).
Sosok Penting di Balik Al-Qassam
Menurut laporan media Arab dan sumber yang dekat dengan Hamas, Mohammed Awda merupakan salah satu figur lama yang terlibat dalam pembangunan struktur Brigade Al-Qassam sejak awal berdiri.
Ia disebut pernah bekerja bersama sejumlah tokoh senior Hamas seperti Mohammed al-Deif dan Salah Shehadeh.
Meski memegang posisi penting selama bertahun-tahun, Awda dikenal jarang muncul di depan publik.
Sebagian besar aktivitas militernya dilakukan di balik layar dan jauh dari sorotan media.
Hamas menyebut Awda pernah memegang sejumlah posisi strategis, mulai dari bidang produksi militer, komando brigade wilayah utara Gaza, hingga memimpin unit intelijen militer Al-Qassam.
Dari 2015 hingga 2020, ia menjabat sebagai komandan Brigade Utara dan disebut berperan dalam pengembangan kemampuan militer kelompok tersebut.
Pimpin Intelijen hingga Akhir Hayat
Sejak 2022 hingga sebelum tewas, Awda menjabat sebagai kepala intelijen militer Brigade Al-Qassam.
Dalam posisi tersebut, ia disebut menangani sejumlah dokumen dan penilaian strategis penting untuk kepemimpinan Hamas.
Beberapa sumber menyebut Awda dipandang sebagai salah satu calon pemimpin penting dalam struktur militer Hamas, meski ia disebut lebih memilih bekerja secara kolektif dan teknis dibanding tampil sebagai figur utama organisasi.
Ketegangan di Gaza Terus Berlanjut
Kematian Awda terjadi di tengah berlanjutnya serangan Israel di Jalur Gaza meski kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku sejak Oktober 2025.