Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Prancis buru tersangka pelaku serangan majalah satir Charlie Hebdo

Aparat Prancis memburu tersangka pelaku serangan kantor majalah satir Prancis Charlie Hebdo yang menewaskan 12 orang dan melukai 10 lainnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Aparat Prancis memburu tersangka pelaku serangan kantor majalah satir Prancis Charlie Hebdo yang menewaskan 12 orang dan melukai 10 lainnya.

Inilah sejumlah fakta penting sejauh ini. Klik di sini untuk memperbarui berita terkini.

  • Orang bersenjata menyerang kantor majalah satir Charlie Hebdo di Paris
  • 12 orang meninggal, empat luka parah
  • Empat kartunis termasuk pemimpin redaksi Charlie Hebdo, Stephane Charbonnier, dilaporkan termasuk korban tewas.
  • Paris ditetapkan dalam keadaan siaga penuh
  • Presiden Hollande menyebut serangan itu 'sangat barbar'
  • Pada 2011, penerbitan ini diserang karena menyebut Nabi Muhamad sebagai 'pemimpin redaksi'
  • Majalah ini juga menyebut agama-agama lain sebagai objek satir

_______________________________________________________________

22:00 WIB

Sampai di sini laporan langsung BBC Indonesia terkait serangan ke kantor majalah satir Charlie Hebdo.

Terima kasih atas partisipasi Anda melalui Twitter dan Facebook BBC Indonesia.

Bagi Anda yang baru membaca halaman ini, geser ke bawah untuk mengikuti perkembangan sebelumnya.

Rekomendasi Untuk Anda

_______________________________________________________________

21:55 WIB - Tersangka pelaku serangan diburu

Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve mengatakan aparat pemerintah tengah memburu tiga tersangka pelaku penembakan kantor majalah Charlie Hebdo.

_______________________________________________________________

21:53 WIB

Kantor koran Denmark, Jyllands-Posten, yang pernah menerbitkan karikatur Nabi Muhammad, meningkatkan pengamanan, menyusul serangan terhadap majalah Charlie Hebdo, kata kantor berita Reuters.

_______________________________________________________________

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas