Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
BBC

Selalu waspada: cerita seorang mahasiswi Inggris pekerja seks

Mahasiswi Inggris yang disebut sebagai Jenny, 22 tahun bekerja sampingan di industri pelayanan seks sejak usia 18 tahun. Dia mengungkapkan kisahnya kepada BBC.

Tribun X Baca tanpa iklan

"Banyak pria yang secara fisik lebih besar dan lebih kuat dari saya. Saya tidak berprasangka mereka akan menekan badan saya dan memaksa saya untuk melakukan hal-hal yang saya tidak mau.

"Saya tidak pernah merasa bahwa misalnya mereka akan memperkosa saya atau apa."

Pilihan mudah

Hukum prostitusi di Inggris tergolong rumit. Jika ada dua orang dewasa setuju untuk melakukan seks dengan imbalan uang, itu legal. Tetapi membuka rumah bordil, iklan layanan seks atau mendorong orang lain agar memberikan jasa seks komersial, tergolong ilegal.

Lima persen mahasiswi bekerja di industri seks

Jenny mengatakan ia tak bisa lagi menghitung jumlah laki-laki yang pernah tidur dengannya. Menurut dia jumlahnya bisa "antara 300 dan 1.000 orang."

Dia mengaku tahu risiko kesehatan akibat tidur dengan begitu banyak orang.

"Saya dites darah setiap tiga bulan. Saya tidak pernah berhubungan seks tanpa kondom dengan mereka (klien) kendati sering diminta, namun saya tak mau ambil risiko."

Jenny berpikir bahwa, seperti juga baginya, uang adalah faktor pendorong bagi sebagian besar mahaiswi yang bekerja di industri seks.

Rekomendasi Untuk Anda

"Seks sudah lebih diterima oleh masyarakat.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/2
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas