Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Untuk Menarik Investor Timor Leste Kembangkan Tiga Sektor Utama

Pemerintah Timor Leste saat ini mengembangkan tiga sektor utama untuk menarik minat investor menanamkan modalnya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Untuk Menarik Investor Timor Leste Kembangkan Tiga Sektor Utama
Wikipedia
Peta Timor Leste 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah Timor Leste saat ini mengembangkan tiga sektor utama untuk menarik minat investor menanamkan modalnya.

Ketiga sektor tersebut didasarkan pada prinsip comparative advantage (keunggulan komparatif) yaitu pertanian, pariwisata, dan perminyakan.

Wakil Menteri Keuangan Timor Leste, Helder Lopes mengatakan bahwa ketiga sektor tersebut merupakan sektor yang atraktif bagi investor.

Menurutnya, ketiga sektor tersebut terus dikembangkan dengan cara bekerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta.

"Itu semua sedang kita atur secara baik supaya kalau orang mau tanam modal mereka ngga usah pusing-pusing dengan permasalahan ini," kata Helder dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (3/5/2015).

Pemerintah Timor Leste, lanjutnya, telah melakukan evaluasi dan melakukan reformasi struktural pada pemerintahannya, seperti hukum perpajakan, investasi, dan lahan untuk mendorong dan memberikan kepastian investasi.

"Kita telah me-reform pajak mulai tahun 2008 dengan membuat hukum perpajakan kita yang lebih baik, misalnya corporating tax kita hanya 10 persen, itu terendah di region. Kita juga berikan tax holliday bagi beberapa negara," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Lebih lanjut Helder mengatakan pihaknya akan meningkatkan produktivitas tenaga kerja, seperti membangun infrastruktur. Selanjutnya, framework untuk membangun ekonomi ke depan yang berdasarkan pilar pada sektor ekonomi pertanian, pariwisata, dan perminyakan.

“Pemeritah ingin meletakkan konsep pembangunan ekonomi dalam konsep regional, karena kami ingin masuk ASEAN dan ASEAN economic community. Dan sekarang yang perlu kami lakukan adalah terus melanjutkan dan mempersiapkan diri supaya kalau kami diterima di ASEAN kami memanfaatkan pasar tersebut dengan benar untuk ekonomi kami, ketimbang kita masuk tapi belum ready dan jadi bumerang,” jelasnya.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas