Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Adibusana: Rahasia di balik busana paling mahal di dunia

Ingin tahu bagaimana cara mendapatkan busana paling mahal di dunia? Artikel ini mengupas 'rahasia' di balik dunia adibusana dengan harga bisa sampai Rp3,9 miliar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

"Orang-orang tidak terlalu lagi suka pakaian pesta resmi," katanya. Alih-alih, pembeli adibusana modern kini lebih menyukai gaun cocktail eksklusif atau jaket yang dijahit khusus dengan sangat baik.

Walaupun adibusana modern tetap hanya merupakan benteng yang bisa ditembus oleh para miliuner saja, ada beberapa pilihan untuk mereka yang memiliki dana terbatas untuk mengalami, atau membeli sejumlah pakaian eksklusif.

Cara menemukannya

made in france

Dibuat di Prancis: rumah mode harus berbasis di Prancis untuk memenuhi definisi adibusana.

"Istilah adibusana memang sering dipakai di mana-mana,” kata Robb Young, seorang konsultan untuk merek mewah yang berbasis di London dan editor pasar global untuk situs web Business of Fashion.

Namun, adibusana ditentukan oleh serikat kerja Chambre Syndicale de la Haute Couture, yang mengeluarkan daftar resmi merek-merek.

Definisinya yang paling sulit adalah bahwa rumah mode itu harus memiliki kantor pusat di Prancis.

Ini berarti kebanyakan studio mode berlokasi di Paris dan memamerkan karya mereka kepada klien dan dunia pers mode di sana dua kali pertahun, yaitu di bulan Januari dan Juli saat berlangsungnya fashion week (minggu mode) untuk adibusana.

Jaringan adibusana dari merek-merek bergengsi, termasuk Christian Dior, Chanel dan Valentino, semuanya berbasis di Prancis dan memiliki para ahli yang membuat pakaian yang khusus dengan tangan dari bahan-bahan terbaik.

Rekomendasi Untuk Anda

Belakangan ini, banyak perancang lebih kecil, sejumlah di antaranya berbasis di luar Eropa dan tidak secara formal diakui oleh Chambre Syndicale, juga mulai bermunculan.

Rumah mode yang lebih baru yang dipimpin para perancang seperti Rabih Kayrouz dari Lebanon, Iris Van Herpen dari Belanda dan Biyan Wanaatmadja dari Indonesia mulai makin populer di antara para pengoleksi dari generasi lebih muda, kata Young.

Banyak dari mereka memulai dengan melakukan pekerjaan magang di rumah-mudah mode di Paris dan kemudian kembali ke negara asal mereka di mana permintaan untuk busana kelas atas juga tumbuh, kata Young menambahkan.

Baru-baru ini, lebih banyak pembeli muncul dari Cina, Rusia dan Arab Saudi, kata Young.

Di Timur Tengah dan Timur Jauh, "perempuan sering kali mengadakan acara pertemuan masyarakat kelas atas," katanya. "Dan lebih banyak tuntutan untuk berdandan sesempurna mungkin."

Proses berbulan-bulan

client

Calon pembeli? Para wanita meneliti gaun karya perancang Lebanon Rabih Kayrouz.

Mendapatkan sehelai adibusana dimulai dengan diperkenalkannya seorang pelanggan kepada orang nomor satu di sebuah rumah mode oleh bagian pembelian toko serba ada atau seorang penata gaya yang punya koneksi yang bagus.

Alternatifnya adalah dengan membeli langsung dari perancang pada saat berlangsungnya fashion week — jika Anda diundang tentunya.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/4
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas