Seorang Pria Tewas Tersambar Layang-Layang Raksasa di Jepang
Seorang pria tua tewas tersambar layang-layang raksasa yang jatuh dari langit di sebuah festival layang-layang di Jepang,
Editor:
Budi Prasetyo
Festival ini sangat penting sehingga disebut sebagai festival Negara Jepang.
Arak-arakan atau mikoshi yang dipertontonkan di jalan raya utama sangat mewah, mahal dan luar biasa hebat dibuat oleh para pengrajin khusus Jepang, serta mendapat pemberkatan kuat dari para pendeta Shinto Jepang senior.
Mikoshi ini dulu sampai ke benteng Edo sehingga shogun atau para bangsawan besar Jepang bis aikut pula menikmatinya.
Festival ini diselenggarakan setiap tanggal 15 Mei atau Sabtu Minggu mendekati tanggal tersebut setiap tahun.
Ada pula festival Daikoku yang juga dilakukan di kuil Kanda tetapi dilakukan setiap bulan Januari, masih kalah kemeriahan dan sejarahnya dibandingkan Festival Kanda hari ini yang dihadiri puluhan ribu orang, sangat meriah sekali, dari pagi sampai malam nanti (10/5/2015).
Kuil Kanda sendiri sempat berpindah pindah dan di bangun kembali beberapa kali karena sempat terbakar dan terhempas gemba bumi besar Kanto di tahun 1923.
Oertama kali dibangun di desa nelayan Shibasaki.
Lalu dipindahkan ke daerah Kanda karena perluasan benteng Edo. Lalu pindah lagi ke daerah perbukitan kecil dekat Akihabara tahun 1616.
Akhirnya sejak 1934 hingga kini di daerah Soto Kanda Chiyodaku.
Kuil ini untuk menghormati para kesatria dan penduduk terhormat Jepang khususnya jaman Edo dan jaman kekuasaan Tokugaya Ieyasu. (NDTV/tribunnews)
Baca tanpa iklan