Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun

Kapal Imigran Tenggelam di Perairan Yunani, 38 Orang Hilang

Setidaknya 18 anak, tiga di antaranya berkondisi serius, mendapat perawatan di rumah sakit.

Penulis: Ruth Vania C
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kapal Imigran Tenggelam di Perairan Yunani, 38 Orang Hilang
Washington Post/AP/Santi Palacios
Seorang pria mengekspresikan rasa syukurnya setelah tiba di Lesbos, Yunani, Rabu (28/10/2015), usai melakukan perjalanan Turki. 

TRIBUNNEWS.COM, LESBOS - Tiga orang meninggal dunia dan 38 orang lainnya dinyatakan hilang akibat sebuah kapal kayu yang mengangkut sejumlah imigran tenggelam di Laut Aegea, perairan sekitar Yunani.

Menurut laporan AP, insiden kapal tenggelam pada Rabu (28/10/2015) itu langsung direspon oleh sejumlah tenaga medis dan sukarelawan yang mengupayakan bantuan dan perawatan untuk korban selamat.

Dikatakan para korban selamat diberikan selimut termal berbahan kertas foil dan melarikan korban yang mengalami kondisi serius ke rumah sakit.

Setidaknya 18 anak, tiga di antaranya berkondisi serius, mendapat perawatan di rumah sakit.

Demikian laporan dari pihak otoritas setempat.

Sedangkan, sekitar 242 orang telah diselamatkan oleh tim penjaga pantai Yunani yang dibantu fasilitas helikopter dari badan perlindungan perbatasan Eropa, Frontex.

Aksi penyelamatan itu dilakukan pada Kamis (29/10/2015) dini hari. Turut membantu dalam aksi penyelamatan tersebut kapal-kapal nelayan dan penjaga pantai setempat.

Berita Rekomendasi

"Sungguh mengagumkan para penjaga pantai itu, berjuang untuk menyelamatkan para pengungsi di perairan itu," komentar Menteri Perkapalan dan Kebijakan Kepulauan, Thodoros Dritsas, dikutip CBS News.

"Sayangnya, hal itu menjadi operasi (penyelamatan) yang konstan dan menyedihkan, untuk mencari dan mengevakuasi pengungsi-pengungsi tenggelam," tambah dia.

Insiden kapal tenggelam itu hanyalah satu dari lima insiden yang terjadi di Laut Aegea pada Rabu itu, yang dikatakan menewaskan sekitar 11 orang, kebanyakan adalah anak-anak. (Washington Post/CBS News)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas