Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sebagian Warga Tiongkok Masih Enggan Punya Dua Anak

Meski keluarga di Tiongkok sudah akan diperbolehkan memiliki dua anak

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Hendra Gunawan

Laporan wartawan Tribunnews.com, Ruth Vania Christine

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Meski keluarga di Tiongkok sudah akan diperbolehkan memiliki dua anak, sebagian warga Tiongkok masih berpendapat satu anak saja sudah cukup.

Menurut New York Times, kabar soal penghapusan kebijakan satu anak yang beredar Kamis (29/10/2015) itu menarik perhatian netizen di media sosial.

Di antara puluhan ribu komentar dan pendapat terkait hal itu, sebagiannya mengungkapkan keengganan mereka menggunakan kesempatan itu untuk memiliki satu anak lagi.

"Masih banyak keluarga yang bahkan tidak bisa menanggung hidup satu anak. Tidakkah lebih menyulitkan jika mereka memiliki dua anak? Lebih baik punya satu (anak) dan berikan dia pendidikan yang terbaik," komentar seorang pengguna Weibo, dikutip New York Times.

Hal yang sama juga disebutkan oleh NBC News, yang mengatakan pernah melakukan wawancara terhadap sejumlah pasangan Tiongkok soal menambah satu anak pada 2007 lalu.

Dari hasil wawancara yang dilakukan, banyak pasangan yang mengatakan tidak akan menambah anak, sebab menanggung hidup seorang anak di kota-kota seperti Beijing atau Shanghai menuntut biaya tinggi.

Rekomendasi Untuk Anda

"(Di Tiongkok) juga tidak ada jaminan atau tunjangan sosial yang mendukung keluarga dengan dua anak. Tiongkok tidak menyediakan tunjangan pensiun atau pendidikan gratis," sebut seorang warga Tiongkok, Wang Tao.

Selain itu, ada juga netizen yang berpendapat penghapusan kebijakan itu hanya menimbulkan kesedihan bagi pasangan-pasangan tua yang sudah tidak dapat memiliki anak dan keturunan satu-satunya sudah meninggal dunia. (New York Times/NBC News)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas