Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tak Boleh Mengubur Jasad di Pulau Miyajima Jepang

Demikian pula di Pulau Miyajima ini sampai kini dilarang ada kuburan. Jadi penduduk di sini pun kalau mengubur keluarganya ya harus ke luar pulau.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Tak Boleh Mengubur Jasad di Pulau Miyajima Jepang
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kuil Itsukushima dan Pintu Gerbang (Torii) mengapung di Pulau Itsukushima atau dikenal dengan nama Pulau Miyajima. 

Pada tanggal 5 September 2004, kuil itu rusak parah oleh Topan Songda. Trotoar dan atap yang rusak sebagian, dan kuil sementara ditutup untuk perbaikan.

Makna Keagamaan

Kuil ini didedikasikan untuk tiga putri Susano-o no Mikoto, dewa laut dan badai, dan saudara dewi matahari Amaterasu (dewa perlindungan diri dari kekaisaran Jepang).

Pulau itu telah dianggap suci, rakyat jelata tidak diizinkan untuk menginjakkan kaki di atasnya sepanjang sejarah untuk mempertahankan kemurniannya.

Untuk memungkinkan peziarah mendekati, kuil ini dibangun seperti dermaga atas air, sehingga tampak mengapung, terpisah dari tanah.

Pintu masuk gerbang merah, atau torii, dibangun di atas air untuk banyak alasan yang sama. Masyarakat umum dulu harus mengarahkan perahu mereka melalui torii sebelum mendekati kuil.

Mempertahankan kemurnian kuil sangat penting sejak tahun 1878, tidak ada kematian atau kelahiran yang diizinkan sekitar tahun itu di sana.

Rekomendasi Untuk Anda

Demikian pula wanita hamil seharusnya ke luar ke daratan lain apalagi kalau sudah dekat waktunya melahirkan.

Juga orang yang sakit parah atau sangat tua yang mendekati ajalnya diharapkan ke luar dari pulau itu untuk menjaga kemurnian pulau. Penguburan di pulau itu juga dilarang sampai detik ini.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas