Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Tiga WNI yang Jadi Pimpinan Teroris ISIS di Suriah

Ketiga nama tersebut ternyata cukup disorot oleh media asing, yang kerap menganggap ketiganya sebagai ancaman.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Profil Tiga WNI yang Jadi Pimpinan Teroris ISIS di Suriah
Tribunnews.com/Ruth Vania Chirstine
(kiri-kanan) Bahrun Naim, Bahrumsyah, Abu Jandal. 

Sebelumnya, Bahrumsyah merupakan pemimpin dari kelompok militan Indonesia - Malaysia Katibah Nusantara, yang dibentuk 2014 lalu.

Ia juga diketahui merupakan mantan anggota kelompok Jemaah Islamiyah (JI), yang menjadi kunci pembentuk kelompok Katibah dan ancaman bagi Asia Tenggara.

Peneliti terorisme Ridlwan Habib pernah mengatakan pada Tribunnews sekitar 2014 lalu bahwa Bahrumsyah pernah memakai nama Abu Muhammad Al-Indonesiy.

- Abu Jandal

Di media asing, Abu Jandal al Yemeni al Indonesi atau Salim Mubarok Attamimi dikenal sebagai kepala rekrut militan di Indonesia.

Ulama asal Malang itu terkenal setelah muncul dalam sebuah video, yang mengancam akan berperang dengan militer Indonesia demi membentuk negara Islam.

Salim Mubarok Attamimi atau Abu Jandal dan anaknya yang terlibat dalam jaringan ISIS saat berada di Suriah.

Ia diketahui merupakan kaki tangan Aman Abdurrahman, militan yang pernah ditangkap atas kasus pengajaran pembuatan alat peledak pada 2004.

Rekomendasi Untuk Anda

Abu Jandal pun menjadi sorotan media asing sebagai ancaman bagi negara-negara Asia Tenggara.

Hal itu terjadi setelah ia diberitakan merekrut pejihad dengan menawarkan pekerjaan menjadi sukarelawan kemanusiaan serta menjanjikan uang.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas