Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perusahaan Minyak Dunia Dihantui Kebangkrutan

Setidaknya sepertiga perusahaan minyak dunia berada pada risiko tinggi untuk bangkrut lantaran harga minyak yang terus menurun.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Perusahaan Minyak Dunia Dihantui Kebangkrutan
http://www.btmagazine.nl

TRIBUNNEWS.COM, HOUSTON - Setidaknya sepertiga perusahaan minyak dunia berada pada risiko tinggi untuk bangkrut lantaran harga minyak yang terus menurun.

Kejatuhan harga minyak telah membatasi belanja dan kemampuan membayar utang. Demikian hasil studi yang dihelat biro audit dan konsultan Deloitte.

Studi tersebut dilakukan terhadap lebih dari 500 perusahaan produksi dan eksplorasi migas di seluruh dunia.

Deloitte menyoroti beberapa isu yang dihadapi perusahaan minyak, seperti harga minyak mentah yang bertengger di level terendah dalam lebih dari satu dekade, marjin yang menipis, dan tekanan untuk memangkas bujet hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan karyawan.

Setidaknya ada 175 perusahaan yang berisiko bangkrut karena terlilit utang lebih dari 150 miliar dollar AS.

Selain itu, nilai penjualan saham dan aset juga menurun sehingga menghalangi kemampuan mereka untuk memperbaiki kas perusahaan.

"Perusahaan-perusahaan ini menunda keputusan penting selama mungkin dan sekarang mereka dalam bahaya dan kini menuju ke kematian. Ini soal likuiditas," kata William Snyder, kepala restrukturisasi global Deloitte.

Rekomendasi Untuk Anda

Akibat kondisi tersebut, para produsen minyak harus memangkas bujet untuk tahun 2016.

Dalam studi itu, Deloitte juga menemukan bahwa perusahaan penyedia layanan tambang minyak, yakni yang menyediakan staf dan peralatan yang diperlukan untuk mengebor sumur minyak cenderung memiliki risiko yang lebih kecil untuk mengalami kebangkrutan ketimbang produsen.

Pasalnya, produsen memiliki biaya modal dan utang yang lebih besar. (Sakina Rakhma Diah Setiawan)

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas