Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Terungkap, Bajorat Sempat Menuliskan Surat Mengharukan Ini Sebelum Tewas dan Jadi Mumi

Yang terbaru, polisi Filipina menemukan surat penyesalan yang diduga ditulis Bajorat sebelum ia tewas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Terungkap, Bajorat Sempat Menuliskan Surat Mengharukan Ini Sebelum Tewas dan Jadi Mumi
Huffington Post/BAROBO POLICE DEPARTMENT
Penampakan mumi yang ditemukan dalam kapal yang ditemukan di laut lepas dekat perairan Kepulauan Mindanao, Jumat (25/2/2016). (Huffington Post/BAROBO POLICE DEPARTMENT) 

TRIBUNNEWS.COM - Kisah ditemukannya kapal pesiar terbengkalai di perairan Filipina dengan temuan mayat 'mumi' seorang pelaut Jerman bernama Manfred Fritz Bajorat, terus mengungkap fakta baru.

Yang terbaru, polisi Filipina menemukan surat penyesalan yang diduga ditulis Bajorat sebelum ia tewas.

Surat tersebut ditemukan bersama foto istri Bajorat, Claudia, persis di sebelah mayat Majorat yang masih utuh.

Adapun tulisan di surat tersebut adalah :

"Tiga puluh tahun kita bersama di jalan yang sama. Kemudian kekuatan setan lebih kuat daripada harapan untuk hidup,"

"Kau telah pergi. Semoga jiwamu damai di sana. Manfred-mu,"

Bajorat dan Claudia bercerai pada 2008, dua tahun sebelum Claudia akhirnya meninggal dunia.

Rekomendasi Untuk Anda

Di kapal itu juga ditemukan sebuah album foto yang menceritakan bahwa Bajorat dan Claudia sering berpergian ke berbagai negara, seperti Paris, dan Luksemburg.

Hingga saat ini, polisi Filipina masih mencari tahu sebab tewasnya Bajorat.

Hanya saja, teori menyebut bahwa tubuh Bajorat yang menjadi mumi dikarenakan pengaruh iklim dan tingginya kadar garam pada air laut.

Penemuan mumi di Manila

Seorang nelayan asal Filipina menemukan mumi di sebuah kapal tak berawak.

Ditemukan pada Jumat (25/2/2016), kapal tersebut tengah berlayar di laut lepas dekat perairan Kepulauan Mindanao.

Atas penemuan tersebut, nelayan bernama Christopher Rivas itu lalu melaporkannya pada polisi setempat, setelah menyeret kapal itu ke pinggir pantai.

Setelah memeriksa sejumlah dokumen yang terdapat dalam kapal, diketahui mayat yang sudah menjadi mumi itu adalah seorang bernama Manfred Fritz Bajorat.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas