Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sedang Jalan-jalan, Bocah Tiga Tahun Dipenggal di Hadapan Ibunya

Pembunuhan terjadi di hadapan ibu kandung bocah tersebut, yang tak mampu berbuat apa-apa untuk mencegah aksi brutal itu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Sedang Jalan-jalan, Bocah Tiga Tahun Dipenggal di Hadapan Ibunya
Guardian
Foto yang diambil dari tayangan stasiun televisi lokal Taiwan menampilkan polisi tengah mengamankan lokasi pemenggalan seorang balita perempuan berusia tiga tahun di kota Taipei. 

TRIBUNNEWS.COM, TAIPEI  -  Peristiwa sadis dan memilukan terjadi di jalanan kota Taipei, Taiwan, Senin (28/3/2016).

Seorang bocah perempuan berusia tiga tahun dipenggal oleh seorang pria dengan menggunakan sebilah pisau daging. 

Menurut sejumlah laporan, pria yang diidentifikasi bernama Wang itu menangkap seorang bocah perempuan dan memenggalnya pada siang hari bolong.

Pembunuhan terjadi di hadapan ibu kandung bocah tersebut, yang tak mampu berbuat apa-apa untuk mencegah aksi brutal itu.

Sejumlah saksi mata mengatakan, pria ini terlihat berkeliaran di dekat stasiun kereta bawah tanah Xihu, Taipei, setelah membeli pisau daging di sebuah pasar pada pagi hari.

"Saat kejadian, saya hanya berjarak satu meter dari putri saya," kata ibu korban.

"Saya melihat seorang pria menangkap putri saya, dan saya kira dia (pelaku) tengah membantu dia (anaknya)," tambahnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Namun, saat mendekat, ternyata pria itu membacok leher putri saya. Saya langsung memegang tangan pria itu, tetapi tak bisa menghentikannya," tambah dia.

Pria itu ditangkap polisi tak lama setelah kejadian brutal tersebut.

Dalam pemeriksaan, Wang diketahui memiliki kelainan jiwa dan juga kecanduan obat terlarang.

Kejadian ini memicu kemarahan warga yang mengekspresikannya lewat media sosial.

Sebagian netizen menilai, pelaku harus dihukum mati.

"Apa orang semacam ini harus dihormati hak asasinya? Masih memiliki hak untuk hidup? Membunuh bocah tak berdaya? Sungguh pengecut!" ujar seorang netizen.

"Bagaimanapun, seseorang harus membayar kesalahan mereka. Tak berguna membiarkan orang semacam ini tetap hidup," ujar netizen yang lain.

Kota Taipei adalah ibukota sementara Republik Tiongkok serta merupakan kota terbesar di Taiwan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas