Nasib Bocah yang Tulang Lehernya Lemes Ini Berubah Setelah Datang Malaikat Penolong
Mahendra Ahiwar, seorang bocah asal Madhya Pradesh pengidap kelainan langka akhirnya bisa menemukan hidupnya kembali.
Editor:
Sugiyarto
Dana yang mencukupi untuk mengantarkan Mahendra ke ruang operasi.
Mahendra pun menjalani operasi di bawah kendali ahli bedah tulang Dr Rajagopalan Krishnan dari Rumah Sakit Apollo di New Delhi, India.
Dalam operasi penuh resiko tersebut, Dr Rajagopalan bersama dengan timnya melakukan pembedahan pada tulang leher Mahendra.
Kemudian menanam plat di bagian belakang supaya tulang lehernya mampu menopang kepalanya.
Setelah operasi marathon yang berjalan selama 10 jam tersebut, tim dokter mengumumkan bahwa operasi telah berjalan lancar.
Tiga hari pascaoperasi, si malaikat rupawan Julie Jones akhirnya memberanikan diri untuk terbang ke India untuk menemui Mahendra.
Dari awal membaca kisah Mahendra, kemudian melakukan penggalangan dana hingga menyalurkan bantuan, Julie memang belum pernah sekalipun bertatap muka dengan Mahendra. Ia hanya menyaksikannya lewat sejumlah foto.

Mahendra berfoto bersama Julie Jones (Channel 5/Dragonfly/Cover Asia Press via Daily Mail)
Julie mengatakan bahwa dirinya sangat bahagia bisa membantu meringankan penderitaan Mahendra.
Bahkan ia sangat sedih lantaran hanya memiliki waktu sedikit untuk mengunjunginya.
Namun dirinya menegaskan bahwa ia sendiri seperti sudah memiliki ikatan batin dengan bocah bernasib malang tersebut.
Adapun, Mahendra menghabiskan waktu selama dua pekan di rumah sakit untuk pemulihan.
Ia kemudian diantarakan pulang ke kampung halamannya untuk bertemu dengan keluarga yang sudah menunggunya.
Dokter yang melakukan pembedahan terhadap Mahendra cukup terkejut menyaksikan hasil dari operasi tersebut.
Mahendra perlahan-lahan memperlihatkan kondisi yang membaik. Namun, untuk memeroleh hasil yang lebih maksimal, dokter menyarankan untuk melakukan operasi lanjutan di masa mendatang untuk memperkokoh tulang leher penyangganya sehingga bisa berfungsi maksimal.
Kisah Mahendra ini, diangkat dalam film dokumentar yang ditayangkan oleh Channel 5. (*)